Rabu, 06 Mei 2026 WIB

Gagal Paham Bahasa Pelaku, Bule Australia Main Pukul Warga Kubu

- Jumat, 26 Januari 2018 23:17 WIB
383 view
Gagal Paham Bahasa Pelaku, Bule Australia Main Pukul Warga Kubu
ilustrasi/Jawapos.com
Amlapura, Pesisirnews.com - Kelakuan warga asing di Bali terkadang kelewat batas. Hal ini juga terjadi di Kubu, Karangasem.

Hanya karena salah paham lantaran keterbatasan bahasa Inggris, I Nengah Semini, 60, asal Banjar Padang Sari, Tianyar Tengah, Kubu, Karangasem di pukul bule.

Hal ini dibenarkan Kapolsek Kubu AKP Made Suradnyana. Kasus ini berawal ketika pelaku Waller Luke Vincent, 60, bule Australia datang ke rumah korban.

Tujuannya, meminta korban membuat cetakan pilar di rumah pelaku. Setelah cetakan dibuat, sang bule rupanya kecewa dengan hasil kerja korban.

Baca Juga:

Pelaku sempat protes. Hanya saja karena korban tidak paham bahasa pelaku. Korban pun ngambul pulang ke rumahnya.

Kemudian Waller datang ke rumah Semini. Saat itu Weller ketemu anak Semini. Pelaku memegang tangan kedua anak tersebut sambil mengangkat ke atas.

Baca Juga:

Semini yang tidak paham lalu menegur si bule. Hanya saja karena keterbatasan bahasa, entah karena apa tiba-tiba pelaku malah memukul muka korban sehingga mengalami luka pada bagian mulut dan mata kiri atas.

Melihat kejadian itu datang saksi I Nyoman Budiana, 17, dan Ni Nengah Sumeni, 40, menolong korban. Melihat ada warga datang sang bule pun ngeloyor pergi.

Tidak terima dengan ulah sang bule korban lalu melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kubu sekitar pukul 19.10 wita usai kejadian. 

Sumber Jawapos.com

SHARE:
beritaTerkait
BBM Normal, Polsek Tempuling tetap Kawal SPBU di Tempuling.
BBM Normal, Polsek Tempuling tetap Kawal SPBU di Tempuling.
BBM Normal, Polsek Tempuling tetap Kawal SPBU di Tempuling.
Polsek Concong Ungkap Kasus Narkotika, Seorang Pria Diamankan dengan 14 Paket Sabu
Polsek Tempuling Bersama Puskesmas Sei Salak Gelar Sosialisasi Bahaya Narkoba di Desa Mumpa
Hasil RDP Umum DPRD Indragiri Hilir Disepakati PT Agrinas Palma Nusantara Evaluasi dan Batalkan KSO*
komentar
beritaTerbaru