Bupati Inhil Hadiri Pembukaan MTQ ke-44 Tingkat Provinsi Riau di Kuantan Singingi
Kuantan Singingi Bupati Indragiri Hilir H. Herman, SE., MT., didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Indragiri Hilir Hj. Katerina Susanti Herm
Advertorial
Meranti, Pesisirnews.com - Empat pria di Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, sudah ditahan di Mapolsek Rangsang karena memperkosa dua gadis di bawah umur secara bergiliran. Dalam proses ini, muncul ide mediasi supaya kasus ini dicabut laporannya dan kedua korban dinikahkan dengan pelaku.
Akan tetapi, mediasi itu belum menuai titik terang karena muncul kebingungan dengan siapa dua korban akan dinikahkan. Selain itu, bagaimana menentukan bapak dari anak jika nantinya korban hamil karena diperkosa secara bergiliran.
Padahal, Kapolres Kepulauan Meranti Ajun Komisaris Besar Polisi, La Ode Proyek SIK menerangkan, pihaknya terbuka dengan proses mediasi. Apalagi pihak keluarga bersama tokoh masyarakat dan aparatur desa sudah berusaha memediasikan kasus ini.
Baca Juga:
"Terbuka untuk mediasi, ada yang memberi solusi supaya dinikahkan, tapikan pelakunya ada 4 orang," kata mantan Komandan Datasemen di Brimob Polda Riau ini, Kamis (12/10/2017).
Sebelumnya, kata La Ode, empat pelaku masing-masing berinisial Na, Za, Ag, dan Mi ditangkap setelah kepolisian mengumpulkan orangtua korban, pelaku, dan masyarakat di Kantor Desa Gemala Sari. Polisi meminta keluarga supaya menyerahkan pelaku, hingga akhirnya dipenuhi pada Senin 10 Oktober 2017.
Baca Juga:
Dalam kejadian ini, antara keluarga korban dan pelaku dinyatakan kondusif dan tidak berpotensi menimbulkan pertikaian. Kedua belah pihak juga melakukan pertemuan untuk mencari solusi dari permasalahan ini.
"Ada indikasi kedua belah pihak berembuk secara kekeluargaan dan menikahkan. Namun demikian, masih dilakukan pemeriksaan untuk pelaku," kata La Ode.
Sebelumnya , dua gadis masing-masing berinisial RN dan BS, pada Kamis 5 Oktober 2017 lalu mengalami malam yang pahit setelah kegadisannya direnggut empat pria. Korban dan pelaku memang sudah kenal, dan sempat memancing ikan bersama di sebuah pelabuhan di Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau.
Kedua korban baru berani melapor ke kantor polisi terdekat dua hari kemudian setelah ditemani orang tuanya. Korban melapor pada Sabtu 7 Oktober 2017 sekitar pukul 19.00 WIB di Mapolsek Rangsang, Kepulauan Meranti.
Kedua korban diperkosa di dua lokasi berbeda, ada yang diperkebunan karet dan ada di rumah salah satu pelaku. Usai kejadian, keduanya dibiarkan terlantar di pinggir jalan dan pulang ke rumah orang tuanya masing-masing.
Sumber Liputan6.com
Kuantan Singingi Bupati Indragiri Hilir H. Herman, SE., MT., didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Indragiri Hilir Hj. Katerina Susanti Herm
Advertorial
KUANTAN SINGINGI Kabupaten Indragiri Hilir turut memeriahkan Pawai Ta&039aruf Musabaqah Tilawatil Qur&039an (MTQ) Ke44 Tingkat Prov
Advertorial
(Pesisirnews.com)TEMBILAHAN Kebakaran hebat melanda Pasar Rakyat dan Pasar Terapung di Jalan Yos Sudarso, Kecamatan Tembilahan, Kabupaten
Peristiwa
Tembilahan Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke80, Polres Indragiri Hilir menggelar Pekan Olahraga Polri yang dirangkaikan dengan
Artikel
Indragiri Hilir Satuan Reserse Narkoba Polres Indragiri Hilir kembali berhasil mengungkap kasus dugaan tindak pidana narkotika dengan me
Hukrim
Tembilahan, (28/6/2026) Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Herman, yang diwakili Asisten II Setda Inhil Asisten Perekonomian dan Pembangunan,
Artikel
KUANTAN SINGINGI Menjelang pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Ke44 Tingkat Provinsi Riau, Bupati Indragiri Hilir H. Nama Bupati
Advertorial
PEKANBARUPengurus Wilayah Ikatan Wartawan Online (PWIWO) Provinsi Riau resmi menjalin kerja sama dengan Pusat Bantuan Hukum (PBH) Perhimpu
Artikel
Tembilahan, (26/6/2026) Ratusan mahasiswa Universitas Islam Indragiri (UNISI) resmi diberangkatkan untuk mengikuti Kuliah Kerja Nyata (K
Artikel
Tembilahan, (25/6/2026) Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Herman, memimpin kegiatan Khatam AlQur&039an dalam rangka menyambut Tahun Bar
Advertorial