PESISIRNEWS.COM - Kebiasaan menonton film porno yang diyakini dapat membantu menambah kualitas hubungan seksual pasangan suami istri, ternyata lebih banyak menimbulkan dampak yang kurang baik.
Penelitian terbaru yang dilakukan Max Planck Institute for Human Development, Jerman menunjukkan bahwa pria yang sering menyaksikan adegan seksual ternyata memiliki korteks (struktur pada otak) yang lebih kecil. Padahal bagian berwarna abu-abu pada otak itu turut menentukan tingkat kecerdasan. Seiring makin seringnya pria menonton film porno, kecerdasan mereka pun bisa menurun.
Menuut dokter seksologi, Andri Wanananda, MS, efek negatif yang ditimbulkan akibat terlalu sering menonton konten berbau pornografi, diantaranya:
1. Menyebabkan Impoten
Pria yang menonton film porno secara terus menerus cenderung lebih sulit ereksi. Seperti dikutip dari Men'shealth, video porno memang menginspirasi dan memotivasi pria untuk melakukan hubungan seks. Namun jika terlalu sering menonton video porno sendirian, masturbasi yang dilakukan pun akan menjadi lebih sering. Hal inilah yang menyebabkan pria mengalami disfungsi ereksi.
2. Bermasalah dengan Kehidupan Sosial
Menonton film porno secara berlebihan memiliki masalah sosial dan hubungan asmara yang akut. Performa mereka juga tidak bagus dan seringkali terlibat masalah hukum karena melakukan hal-hal yang melanggar peraturan, akibat kecanduan konten pornografi.
3. Membuat Depresi
Psychology Today menemukan bahwa seseorang yang nonton film porno sedikitnya dua kali seminggu cenderung lebih mudah depresi. Skala depresinya cukup tinggi, hingga berada di angka 18, yang berarti dia mengalami depresi yang cukup akut.
4. Memengaruhi Pemikiran Anak di Bawah Umur
Film porno bisa mempengaruhi pemikiran anak di bawah umur. Mereka bisa saja terjerumus ke dalam "pergaulan bebas".
5. Seks Menyimpang
Film porno juga juga ditengarai bisa mempengaruhi penontonnya melakukan seks menyimpang. Misalnya saja, melakukan hubungan intim yang mengandung unsur kekerasan. "Penyimpangan pertama dilakukan tanpa keinginan kedua belah pihak, jadi yang satu memaksa, itu tidak sehat. (***)
LIKE fasnpage pesisirnews.com untuk dapatkan info terbaru lainnya. Silahkan Klik DISINI / DISINI