Senin, 11 Mei 2026 WIB

Cegah Rabies, Pemko Dumai Buka Posko Dumai Rabies Center

- Jumat, 06 November 2015 13:09 WIB
481 view
Cegah Rabies, Pemko Dumai Buka Posko Dumai Rabies Center
Pj Wako Dumai Arlizman meninjau penyuntikan hewan rabies
DUMAI, PESISIRNEWS.COM – Untuk mencegah rabies, Pemerintah Kota Dumai melalui Dinas Peternakan, Perikanan dan Kelautan (Disnakkanla) Kota Dumai telah membuka posko pelaporan rabies yang diberi nama Dumai Rabies Center.

“ Untuk mencegah rabies, Pemerintah Kota Dumai melalui Dinas Peternakan, Perikanan dan Kelautan (Disnakkanla) Kota Dumai telah membuka posko pelaporan rabies yang diberi nama Dumai rabies Center,” ungkap Penjabat Walikota Dumai, Arlizman Agus baru – baru ini.

Menurutnya, posko itu merupakan wujud kepedulian masyarakat yang akan memberikan informasi dan peringatan dini mengenai kasus gigitan maupun program penanggulangan dan penanganan kasus rabies di Kota Dumai.

“ Besar harapan dengan adanya posko ini Dumai Rabies Center dapat memberikan dampak yang sangat positif bagi kita khususnya dalam mencegah rabies di Kota Dumai.,” sebutnya.

Dilain sisi kesadaran masyarakat akan bahaya penyakit rabies perlu ditingkatkan secara terus menerus dengan tujuan agar masyarakat paham dan ikut berpartisipasi aktif dalam penanggulangan rabies di Kota Dumai. maka dari itu semua pihak diharapakan mendukung keberadaan Dumai Rabies Center.

Kadisnakkanla Kota Dumai, Syafrizal menambahkan, posko pelaporan rabies yang diberi nama Dumai Rabies Center telah didirikan pada 24 September 2015 lalu, poskonya terletak di kantor Disnakkanla Kota Dumai.

“ Selain datang ke posko, masyarakat juga bisa melaporkannya secara online melalui whatsapp yang dimilki oleh para aparatur Dinas Kesehatan, Puskesmas, dan Pusat Kesehatan Hewan Kota Dumai,” ujarnya.

Ditegaskannya, beberapa upaya telah dilakukan Disnakkanla Kota Dumai dalam menangani persoalan rabies di Kota Dumai, selain pemberian vaksinasi gratis kepada hewan penular rabies seperti kucing, anjing dan kera, Disnakkanla rutin melakukan eliminasi anjing liar, serta melakukan kebiri untuk menekan angka populasi hewan penular rabies di Dumai.

Disamping itu, Disnakkanla juga terus melakukan komunikasi informasi dan edukasi (KEI) atau sosialisasi dan penyuluhan kepada masyarakat terkait bahaya rabies.Salah satu bukti nyata hingga saat ini tidak kurang ada sekitar 5000 ekor hewan penular rabies telah diberikan vaksinasi anti rabies setiap tahunnya. Pengendalian atau kontrol populasi hewan penular rabies melalui human euthanasi dan sterilisasi hean penular rabies juga selalu dilakukan.

“ Dan butuh dukungan semua pihak karena penanggulangan rabies bukan hanya menjadi tanggung jawab Pemerintah namun menjadi tanggung jawab semua pihak dan melibatkan berbagai macam profesi antara lain dokter, ahli gizi, perawat, ahli geologi, mitigasi, ahli ekonomi, sosial bahkan keamanan sesuai konsep one health,” tegasnya. (CP)

Sukai Fan Page Facebook Pesisirnews.com, untuk mendapatkan berita terbaru. Silahkan Klik DISINI / Follow twiter klik DISINI

SHARE:
beritaTerkait
Polsek Pelangiran Bersama Masyarakat Perkuat Ketahanan Pangan di Desa Hidayah
Polsek Tembilahan Hulu Ungkap Kasus Narkotika, Seorang Pria Diamankan dengan Barang Bukti Sabu 7,52 Gram
Polsek Enok Kembali Ungkap Kasus Peredaran Sabu, Dua Tersangka Diamankan
Temui Menko Pangan Zulhas, Bupati Inhil Paparkan Potensi “Negeri Hamparan Kelapa Dunia” dan Dorong Penetapan Harga Minimum Kelapa
Polsek Tempuling Ungkap Kasus Narkotika Jenis Sabu, Empat Orang Diamankan
Polsek Enok Ungkap Kasus Narkotika Jenis Sabu, Dua Pelaku Diamankan
komentar
beritaTerbaru