Kamis, 25 Juni 2026 WIB

Kabut Asap, Penderita ISPA di Dumai Capai 822 Orang

- Senin, 14 September 2015 20:47 WIB
869 view
Kabut Asap, Penderita ISPA di Dumai Capai 822 Orang
Kondisi Kabut Asap di Kota Dumai, Senin (14/9)

PESISIRNEWS.COM, DUMAI – Kabut Asap yang melanda Kota Dumai beberapa hari terakhir ini tentunya membuat dampak tidak baik bagi kesetahan. Dimana, hingga Senin (14/09) Dinas Kesehatan Kota Dumai telah mencatat sebanyak 822 warga yang menderita infeksi saluran pernapasan atas (ISPA) akibat polusi asap yang semakin pekat belakangan ini.

" Sejak kualitas udara makin memburuk akibat kabut asap, kunjungan masyarakat mengeluhkan sakit gangguan pernafasan dan tenggorokan terus meningkat," ungkap Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Dumai H. Paisal, Senin (14/09) kemarin.

Jumlah penanganan kasus ISPA di semua pelayanan medis kesehatan, beber mantan Direktur RSUD Dumai ini, terus mengalami peningkatan hingga mencapai 822 warga penderita.

Baca Juga:

Kualitas udara yang mulai tergolong tidak sehat dan membahayakan kesehaan makhluk hidup ini, tegas Paisal, mesti secepatnya diatasi dan dicegah supaya tidak berdampak buruk lebih jauh.

Untuk pencegahan dampak luas penyakit akibat asap ini, Dinkes telah mengintruksikan petugas medis agar memberikan pelayanan kesehatan secara maksimal dan sosialisasikan cara pencegahan.

Baca Juga:

" Selain melayani keperluan medis masyarakat, kita juga terus membagikan masker untuk mengantisipasi meluasnya penyakit akibat asap ini," bebernya.

Paisal yang juga pernah menjabat sebagai Kabag Kesra Kota Dumai ini meminta agar masyarakat mengurangi aktivitas diluar ruangan dan memperbanyak minum air putih, konsumsi makanan sehat dan bergizi supaya stamina kuat dan tidak mudah diserang sakit.

Dinkes menyarankan pelajar sekolah untuk diliburkan dari aktivitas belajar mengajar karena kabut asap sudah masuk dalam kategori berbahaya bagi kesehatan.

Dari informasi yang diperoleh, mulai Senin (14/09), Dinas Pendidikan Kota Dumai juga sudah mulai meliburkan semua peserta Didiknya dan jika kondisi Kabut Asap di Kota Pelabuhan ini terus seperti ini, maka pada hari selanjutnya Disdik juga menyarankan kepada pihak sekolah untuk tetap meliburkan para peserta didiknya hingga kondisi udara di Dumai normal kembali.

Jarak Pandang Tidak Lebih 100 Meter

Sementara, Kabut Asap yang semakin hari, semakin tebal di Kota Dumai tentunya membuat jarak pandang semakin dekat. Dimana, diperkirakan jarak pandang di Kota Dumai saat ini tidak lebih dari 100 Meter.

Kepala Badan Meterelogi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru Sugarin mengatakan akibat kabut asap dari kebakaran hutan dan lahan membuat jarak pandang sangat terbatas.

" Jarak pandang tiga daerah Riau, yakni Kota Dumai, Kabupaten Pelalawan, dan Rengat hanya sekira 100 meter," ujarnya kepada wartawan, Minggu (13/09) kemarin..

Jarak pandang akibat kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan tersebut terus memburuk sejak 2 September lalu. Menurut Sugarin, kabut asap yang melanda wilayah Riau merupakan kiriman dari Provinsi Sumatera Selatan dan Jambi.

Sementara itu, BMKG merilis terdapat 383 hot spot atau titik panas yang tersebar di lima provinsi di Sumatera. Provinsi Sumatera Selatan merupakan daerah penyumbang titik panas terbanyak dengan 300 "hot spot".

" Selanjutnya 56 titik panas lainnya terdeteksi di Jambi, 10 titik panas di Bangka Belitung dan tiga titik panas di Lampung dan untuk titik panas di Riau terpantau sebanyak 14 titik dengan 11 diantaranya dipastikan sebagai titik api," bebernya. (CP)

SHARE:
Tags
beritaTerkait
Inhil Waspada Diare Dan ISPA
Penderita ISPA di Dumai Capai 31.706 Jiwa
1321 Warga Inhil Sakit Akibat Dampak Kabut Asap
Dampak Kabut Asap, 38 Ribu Lebih Masyarakat Pekanbaru Sakit
komentar
beritaTerbaru