PESISIRNEWS.COM, DUMAI - Pemerintah Kota Dumai melalui
Dinas Peternakan Perikanan dan Kelautan (Disnakkanla) Kota Dumai sudah
membentuk tim pemeriksa kesehatan hewan kurban. Tim yang dibentuk tersebut terdiri
dari 10 orang dokter hewan dan 40 para medis.
" Untuk melakukan pemeriksaan kesehatan hewan kurban,
Disnakkanla Kota Dumai sudah membentuk tim pemeriksa kesehatan hewan kurban.
Tim terdiri dari 10 orang dokter hewan dan 40 para medis dibantu sarjana
peternakan," ungkap Kepala Disnakkanla Kota Dumai, H Syafrizal kepada wartawan,
kemarin.
Lanjutnya, tim yang sudah dibentuk akan segera
melakukan pemeriksaan kesehatan hewan kurban seperti kambing dan sapi serta
kerbau yang akan dikurbankan pada perayaan Idul Adha tahun 2015 M / 1436 H.
" Tujuan pemeriksaan hewan kurban untuk melindungi
warga kota Dumai khususnya umat muslim yang akan mengonsumsi hewan kurban pada
idul Adha mendatang, sehingga daging hewan kurban yang dikonsumsi masyarakat
benar-benar aman dari segala penyakit yang dapat ditularkan dari hewan kurban
seperti antraks dan penyakit lainnya," sebutnya.
Baca Juga:
Diterangkan Syafrizal, pemeriksaan akan dibagi menjadi
dua tahap, tahap pertama petugas medis akan melakukan pemeriksaan fisik, jika
lulus tes fisik sapi atau kambing akan diberi stempel dan surat keterangan sehat.
Untuk pemeriksaan fisik akan dilakukan diseluruh pusat penjualan sapi dan
kambing di kota Dumai.
" Pemeriksaan akan dilaksanakan di lokasi penampungan
hewan kurban, setelah diperiksa Disnakkanla akan mengeluarkan Surat Keterangan
Kesehatan Hewan (SKKH)," jelasnya.
Baca Juga:
Tahap selanjutnya, tim akan melakukan pemeriksaan
daging hewan kurban, untuk tahap kedua pemeriksaan dilakukan setelah
dilaksanakan pemotongan. Tim akan mengambil hati dan darah hewan kurban untuk
diperiksa. jika hewan tersebut terinfeksi penyakit berbahaya akan langsung
dimusnahkan.
Pemeriksaan daging hewan kurban akan dilakukan di
Masjid dan tempat pemotongan hewan kurban yang ada dikota Dumai, dan saat ini
petuas Disnakkanla tengah melakukan pendataan tempat penampungan dan pemotongan
hewan kurban idul Adha.
Mudah-mudahan pemeriksaan kesehatan ini dapat
menghindari berbagai penyakit yang dapat ditularkan dari hewan kurban ke
manusia atau yang disebut dengan zoonosis," pungkasnya.(CP)