DUMAI, PESISIRNWS.COM - Sebanyak 30 karyawan dari berbagai perusahaan yang ada di Kota Dumai digembleng untuk dijadikan tenaga ber skill Ahli Keselamatan dan Kesehatan Kerja Umum (AK3U) yang diselenggarakan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Dumai, Senin (07/12) bertempat di rumah terampil Jalan Kesehatan.
Pelatihan AK3U angkatan ke III bagi perusahaan se Kota Dumai tahun 2015 dengan peserta sebanyak 30 orang dari 25 perusahaan dan ada dari beberapa orang di luar perusahaan.
Pelatihan tersebut akan berakhir sampai 22 Desember mendatang. Para peserta juga akan menjalani ujian untuk mendapatkan sertifikat AK3U yang diselenggarakan oleh Kementrian Ketanagkerjaan.
Ketua Panitia Muhammad Fadhly mengatakan, pelatihan ini merupakan program Disnakertrans untuk mempersiapkan Ahli K3 umum di perusahaan yang ada di Kota Dumai yang digelar tahun 2015.
Fadhly menambahkan, adapun nara sumber pelatihan AK3U ini berasal dari Disnakertrans Provinsi Riau, Kemennaker RI dan BLK Provinsi Riau di Dumai.
“ Pelatihan Ahli K3 umum ini kita selenggarakan, karena seiring makin banyaknya terjadi kecelakaan kerja dan minimnya tenaga Ahli K3 Umum disejumlah perusahaan yang ada di Kota Dumai,” ujarnya.
Sementara, Kepala Disnakertrans Dumai Drs Amiruddin menyampaikan, perusahaan yang telah menyelenggarakan dan mengikuti kegiatan pelatihan AK3U angkatan III tahun 2015 tersebut. Dia berharap, setelah menyelesaikan pelatihan Ahli K3 Umum ini peserta harus mampu menjelaskan tugas, wewenang dan tanggung jawab Ahli K3, menjelaskan hak pekerja dalam bidang K3, menjelaskan kepada pengusaha kalau upaya K3 menguntungkan bagi perusahaan.
“ Seluruh perusahaan Sub kontraktor (Subkon) yang ada di Kota Dumai kedepannya harus memiliki AK3U. Karena selama ini terlihat perusahaan-perusahaan yang ada di Kota Dumai kurang mengindahkan keselamatan kerja,” tegasnya.
Dasar tentang Undang - Undang keselamatan kerja, pelatihan ini sangat penting dan setiap perusahaan wajib memiliki ahli K3U. Dengan adanya pengiriman peserta ini menunjukan perusahaan komitmen dalam mengatasi persoalan kelecakaan kerja.
“ Harapan kita para peserta akan lulus setelah mengikuti ujian yang diselenggarakan oleh Kementrian ketenagakerjaan,” harapnya.
Trakhir ditambahkan Kadisnakertrans, Dumai sudah empat tahun mendapatkan zero accident dari Kementrian Ketenagakerjaan.
“ Oleh karena itu dengan AK3U penting untuk membantu perusahaan untuk menghindari kecelakaan kerja,” tukasnya.
Like halaman Pesisirnews.com untuk dapatkan informasi terbaru. Silahkan Klik DISINI / DISINI