Kamis, 27 Agustus 2026 WIB

Diwarnai Sentimen Negatif, Harga Minyak Turun Hampir 4%

- Selasa, 20 Oktober 2015 06:19 WIB
305 view
Diwarnai Sentimen Negatif, Harga Minyak Turun Hampir 4%
Ilustrasi
Harga minyak dunia jatuh sekitar 4 persen
NEW YORK, PESISIRNEWS.COM - Harga minyak dunia jatuh sekitar empat persen pada perdagangan Senin (Selasa pagi WIB) setelah harga bensin melemah ditambah perlambatan ekonomi China.

Selain itu, Iran akan kembali masuk ke pasar setelah ada kesepakatan soal nuklir memberikan kekhawatiran banjir pasokan minyak sehingga menekan harga minyak.Pelaku pasar juga menilai, penguatan dolar Amerika Serikat (AS) dan bursa saham AS menguat juga menambah sentimen untuk harga minyak.

Harga minyak acuan Brent turun US$ 1,85 atau 3,7 persen ke level US$ 48,61 per barel. Harga minyak mentah acuan Amerika Serikat (AS) melemah US$ 1,37 atau tiga persen menjadi US$ 45,89.

Sedangkan harga bensin melemah lima persen seiring kekhawatiran pemanfaatan kilangĀ  minyak AS dapat menaikkan penurunan pekerjaan perawatan kilang. Selain itu, salah satu kilang minyak di AS juga ditutup setelah alami kerusakan trafo.

"Produk bahan bakar minyak kelihatannya tertekan seiring pelaku pasar fokus terhadap perawatan kilang telah mencapai puncaknya, dan persediaan membangun dari sini, " ujar Pete Donovan, seperti dikutip dari laman Reuters, Selasa (20/10/2015).

Cadangan minyak AS diperkirakan naik 3,7 juta barel pada pekan lalu. Kenaikan ini menjadi kenaikan mingguan keempat berturut-turut. Hal itu berdasarkan survei analis yang dilakukan Reuters.Sentimen tambahan lainnya yang mempengaruhi harga minyak terutama juga berasal dari China.

Ekonomi China hanya tumbuh 6,9 persen pada kuartal III 2015, dan terendah dalam enam tahun. Permintaan minyak dari China pun merosot pada September.

Selain itu, kesepakatan nuklir Iran juga mendorong Iran akan segera masuk ke pasar. Diharapkan produksi minyak Iran mencapai 500 ribu barel per hari, bila sanksi terhadap Iran dicabut. (rio)

Sumber: Liputan6

SHARE:
Tags
beritaTerkait
Luhut Binsar Panjaitan Ungkap Mobil Yang Tak Boleh mengisi Minyak Bersubsidi
Ketua LSM LIDiKK :Owner Dan Manager SPBU Jelas Jelas Terbukti Dan Terlibat Dalam  Kasus Penyalagunaan Minyak Subsidi
Penyalah Gunaan Minyak Bersubsidi, Diduga Karyawan Jadi Korban Dari SPBU 'Nakal' di Inhil
Pelabuhan Minyak Qena di Yaman Nyaris Jadi Lautan Api oleh Serangan Drone Houthi
Wanita Berparas Lembut Lakukan Penipuan Minyak Goreng, Total Transaksi Capai Rp 2 Miliar
Stok Rendah dan Permintaan Bensin di AS Tinggi Pengaruhi Penguatan Harga Minyak di Asia
komentar
beritaTerbaru