Semarakkan Pawai Ta’aruf MTQ Riau Ke-44, Kafilah Inhil Tampilkan Kekayaan Budaya Daerah
KUANTAN SINGINGI Kabupaten Indragiri Hilir turut memeriahkan Pawai Ta&039aruf Musabaqah Tilawatil Qur&039an (MTQ) Ke44 Tingkat Prov
Advertorial
MERANTI, PESISIRNEWS.COM - Sejumlah pengecer BBM jenis Premium di Kota Selatpanjang Kepulauan Meranti, mengeluhkan pengurangan takaran minyak yang mereka dapatkan di pangkalan APMS. Kecurangan itu dilakukan dengan mengurangi takaran liter di setiap drumnya.
Salah seorang pengecer BBM jenis Premium, Zakir, yang berada dijalan Alahair itu mengaku takaran minyak yang ia beli di sebuah APMS Jalan Tanjung Harapan tidak sampai 200 liter per drumnya. Padahal harga yang ia bayarkan ke APMS sesuai harga HET yaitu Rp1.460.000 per drum.
"Pada umumnya, setiap APMS mengurangi takaran hingga 20 liter. Mau tidak mau kami harus beli. Selain tidak ada pilihan lain, hasil dari menjual minyak bisa buat menambah pendapatan,"ungkap pria yang juga memiliki bengkel sepeda motor ini.
Baca Juga:
Meskipun telah dikurangi oleh APMS, para pengencer tidak berani membuat laporan kepada pihak berwajib atas apa yang mereka alami. Mereka beralasan APMS tidak akan lagi memberikan jatah jatah premium.
Kecurangan APMS juga dirasakan oleh Zulkifli, seorang pengecer BBM jenis Premium di Kecamatan Rangsang Barat ini mengaku, untuk mensiasati kecurangan yang dilakukan APMS, ia harus menjual premium dengan harga jauh lebih mahal dari HET yang telah ditentukan Disperindag.
Baca Juga:
"HET nya kan Rp8000 per liter. Sementara APMS sudah kurangi takaran per drum sebanyak 20 liter. Kalau jual sesuai HET kami rugi. Yang seharusnya Rp1.460.000 dapat 200 liter, sekarang hanya dapat 180 liter. Belum lagi kami harus mengeluarkan upah angkut yang per drumnya sebesar Rp30 ribu," ungkapnya.
Untuk menghindari rugi, saat ini Zulkifli terpaksa menjual premium dengan menggunakan botol air kemasan berukuran 1,5 liter seharga Rp17 ribu per botol .
"Ya terpaksa harus begitu, kalau tidak semua pengecer akan rugi. Sementara APMS tidak mau menjual langsung ke masyarakat," ujarnya.
Sementara itu, Aling, pengelola APMS Bumi Meranti Sejahtera di Jalan Tanjung Harapan mengaku sudah mengisi BBM sesuai takaran. Ia juga menjelaskan pihaknya sudah menerima alat takar yang diberikan Disperindag.
"Setiap mengisi kami selalu menggunakan alat takar. Mungkin saja ada tukang angkut yang disewa para pengecer sengaja mengurangi BBM mereka ditengah jalan", ujarnya.(Adi)
KUANTAN SINGINGI Kabupaten Indragiri Hilir turut memeriahkan Pawai Ta&039aruf Musabaqah Tilawatil Qur&039an (MTQ) Ke44 Tingkat Prov
Advertorial
(Pesisirnews.com)TEMBILAHAN Kebakaran hebat melanda Pasar Rakyat dan Pasar Terapung di Jalan Yos Sudarso, Kecamatan Tembilahan, Kabupaten
Peristiwa
Tembilahan Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke80, Polres Indragiri Hilir menggelar Pekan Olahraga Polri yang dirangkaikan dengan
Artikel
Indragiri Hilir Satuan Reserse Narkoba Polres Indragiri Hilir kembali berhasil mengungkap kasus dugaan tindak pidana narkotika dengan me
Hukrim
Tembilahan, (28/6/2026) Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Herman, yang diwakili Asisten II Setda Inhil Asisten Perekonomian dan Pembangunan,
Artikel
KUANTAN SINGINGI Menjelang pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Ke44 Tingkat Provinsi Riau, Bupati Indragiri Hilir H. Nama Bupati
Advertorial
PEKANBARUPengurus Wilayah Ikatan Wartawan Online (PWIWO) Provinsi Riau resmi menjalin kerja sama dengan Pusat Bantuan Hukum (PBH) Perhimpu
Artikel
Tembilahan, (26/6/2026) Ratusan mahasiswa Universitas Islam Indragiri (UNISI) resmi diberangkatkan untuk mengikuti Kuliah Kerja Nyata (K
Artikel
Tembilahan, (25/6/2026) Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Herman, memimpin kegiatan Khatam AlQur&039an dalam rangka menyambut Tahun Bar
Advertorial
(Pesisirnews.com) TEMBILAHAN Jejeran Bubur Asyura terpajang di masingmasing stan, tanda berlangsungnya Event Wisata Religi dan Istighosah
Advertorial