Sabtu, 02 Mei 2026 WIB

Dinsos Ajukan Penambahan RTS PM Menjadi 14.000

- Kamis, 25 Februari 2016 00:08 WIB
394 view
Dinsos Ajukan Penambahan RTS PM Menjadi 14.000
Dinsos Ajukan Penambahan Penerima Raskin
PESISIRNEWS.COM, DUMAI - Pemerintah Kota (Pemko) melalui Dinas Sosial Kota Dumai mengajukan penambahan Rumah Tangga Sasaran (RTS) Penerima Manfaat (PM) beras miskin (Raskin) dari 9.423 menjadi 14.000 RTS PM.

“Kita sedang mengajukan penambahan RTS PM Raskin dari 9.423 menjadi 14.000 RTS PM,” kata Kepala Dinas Sosial Kota Dumai, H. Chairuddin Adnan disela–sela kegiatan launching raskin di keluran Bukit Datuk, Senin (22/2/2016) kemarin.

Alasan penambahan RTS PM Kota Dumai, kata Chairuddin, sesuai saran dan arahan dari Sekda Kota Dumai supaya diikut sertakan data dari Dinas Kesehatan. Dan angka 14.000 RTS PM itu, sudah di usulkan ke Menteri Sosial agar segera ditetapkan sebagai RTS PM Kota Dumai.

“Saat ini kita menunggu keputusan dari Kementerian Sosial RI apakah usulan itu diterima atau tidak. Jika nanti sudah ditetapkan menjadi sebuah keputusan, maka semua bentuk bantuan yang ditujukan kepada keluarga kurang mampu harus mengacu kepada keputusan menteri sosial,” terangnya.

Untuk itu, Dinas Sosial Kota Dumai akan berkoordinasi dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Dumai, tujuannya agar diberi kewenangan untuk mengakses data kependudukan. Dan melalui kewenangan itu akan dilakukan validasi data.

Ditambahkannya, jumlah  RTS PM Raskin tahun ini masih sama dengan tahun sebelumnya yaitu  9.423 RTS PM. Jumlah tersebut masih mengacu pada data Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K).

Dinas Sosial bersama instansi terkait sudah melakukan validasi data penerima Raskin. Pada bulan Februari hingga April tahun lalu telah dilakukan verifikasi dan validasi data penerima bantuan iuran (PBI) JKN oleh Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK).

Dilanjutkan verifikasi dan validasi data Pemutahiran Basis Data Terpadu (PBDT) oleh Badan Pusat Statistik (BPS) pada Bulan Mei hingga Juli lalu verifikasi dan validasi data pemegang kartu perlindungan sosial oleh konsultan pada Bulan September.

SHARE:
Tags
beritaTerkait
komentar
beritaTerbaru