Rabu, 28 Oktober 2026 WIB

Keasrian Hutan Mangrove Di Negeri Seribu Parit Indragiri Hilir

- Minggu, 17 Januari 2016 20:59 WIB
2.142 view
Keasrian Hutan Mangrove Di Negeri Seribu Parit Indragiri Hilir
Hutan Bakau Indragiri Hilr Yang Penuh Pesona
PESISIRNEWS.COM, MANDAH - Tak bisa dipungkiri bahwa buatan manusia tak seindah buatan Tuhan, begitu pun hutan mangrove yang tumbuh alami di Pulau Cawan Kabupaten Inhil (Indragiri Hilir) Provinsi Riau. Dengan memiliki ciri khas tersendiri membuat para wisatawan terpesona akan keindahan tumbuhan mangrove tersebut.

"Ini hutan magrove yang terindah yang pernah aku lihat, dengan tumbuh secara alami yang memiliki gaya eksotisnya tersendiri," kata Bupati Inhil, HM Wardan, Sabtu (16/1/2016)

"Saya kira ini sudah tumbuh 20 sampai 30 tahun lamanya. Tumbuhan mangrove pun terpelihara dengan baik, saya memberikan A plus kepada penduduk pribumi disini yang menjaga hutan ini. Sehingga tak jenuh - jenuhnya pohon mangrove ini terus berkembang secara alami," herannya

Orang nomor satu di kota seribu parit ini berharap kepada masyarakat se-Kabupaten Inhil, untuk menjaga amanah yang diberikan Tuhan dengan cara menjaga maupun melestarikan hutan mangrove ini. "Saya akan berusaha untuk mengembangkan tentunya juga dari dukungan semua pihak. Dan ini akan menjadi kawasan wisata yang memang betul memiliki daya tarik tersendiri," sambungnya.

Bukan hanya Wardan yang tercengang dengan keindahan hutan mangrove ini, Kepala DKP (Dinas Kelautan dan Perikanan), Wiryadi, S.sos Msi pun tak bosan memandangi pohon mangrove yang tumbuh rindang.

"Di Indonesia sendiri memiliki kurang lebih 79 jenis sepsies pohon mangrove tetapi 60 jenis spesies ini tumbuh di Kabupaten Inhil khusnya ada di Pulau Cawan," ujar Wiryadi sembari melihat pohon pohon mangrove yang tumbuh rindang.

Seperti yang diinginkan pemda dengan lihat kesunguhannya untuk melastarikan hutan mangrove, Lanjut Wiryadi, sudah melakukan berbagai hal di antaranya insprastrukurnya sudah terpenuhi

"Bukan hanya keasrian hutan mangrove saja tetapi ditambah dengan penduduk pribumi menangkap, ikan, kepiting, udang tengek, dengan cara memancingnya itu menambah ciri khas tradisonal masyarakat disini," tutupnya. (Adv/hum/ziz)

SHARE:
beritaTerkait
Polda Riau Gagalkan Peredaran 34,9 Kg Sabu, Lima Tersangka Ditangkap
Kapolda Riau Ajak Wartawan Perkuat Sinergi, Berantas Narkoba hingga Cegah Konflik Sosial
Wakil Ketua II DPRD Inhil Asmadi SH Hadiri Tabliq Akbar Dalam Rangka Hari Santri 2026
Bupati Herman Serahkan SHM Warga Transmigran, UPT Tiram Jaya Disiapkan Menjadi Dusun Mandiri
Dukung Program Prioritas Kapolri,Polri Bersama Masyarakat,Kapolres Inhil Serahkan Bantuan 3 (Tiga ) Mesin Katinting kepada Nelayan
Wakil Bupati Yuliantini Hadiri Pelepasan Jenazah H. Andi Rusli, Antarkan Hingga ke Pemakaman di Keritang
komentar
beritaTerbaru