Polsek Keritang Ungkap Kasus Narkotika, Amankan Pengedar Sabu dan Ekstasi di Pasar Kembang
Indragiri Hilir Jajaran Unit Reskrim Polsek Keritang berhasil mengungkap kasus dugaan tindak pidana narkotika di wilayah hukum Polsek Ke
Hukrim
MASSACHUSETTS, Pesisirnews.com - Tim peneliti dari University of Massachusetts Amherst dalam Prosiding National Academy of Sciences mengumumkan bahwa mereka telah merekayasa zat padat seperti karet baru yang memiliki kualitas mengejutkan.
Karet itu dapat menyerap dan melepaskan energi dalam jumlah yang sangat besar. Dan itu dapat diprogram.
Secara keseluruhan, material baru ini sangat menjanjikan untuk beragam aplikasi, mulai dari memungkinkan robot memiliki lebih banyak daya tanpa menggunakan energi tambahan, hingga helm baru dan material pelindung yang dapat membuang energi lebih cepat.
Baca Juga:
"Bayangkan karet gelang," kata Alfred Crosby, profesor ilmu dan teknik polimer di UMass Amherst dan penulis senior makalah tersebut.
"Anda menariknya, dan ketika Anda melepaskannya, ia terbang melintasi ruangan. Sekarang bayangkan karet gelang super. Saat Anda meregangkannya melewati titik tertentu, Anda mengaktifkan energi ekstra yang tersimpan di dalam bahan tersebut. Saat Anda membiarkan karet gelang ini bergerak, ia terbang sejauh satu mil."
Baca Juga:
Karet gelang hipotetis ini terbuat dari metamaterial baru -- zat yang direkayasa untuk memiliki sifat yang tidak ditemukan dalam bahan alami -- yang menggabungkan zat elastis seperti karet dengan magnet kecil yang tertanam di dalamnya.
Bahan "elasto-magnetik" baru ini memanfaatkan sifat fisik yang dikenal sebagai pergeseran fasa untuk sangat memperkuat jumlah energi yang dapat dilepaskan atau diserap bahan, seperti dikutip dari University of Massachusetts Amherst, yang dimuat phys.org, Jumat (4/2/2022).
Pergeseran fase terjadi ketika material bergerak dari satu keadaan ke keadaan lain: bayangkan air berubah menjadi uap atau beton cair yang mengeras menjadi trotoar. Setiap kali suatu material menggeser fasenya, energi dilepaskan atau diserap.
Dan pergeseran fase tidak hanya terbatas pada perubahan antara keadaan cair, padat, dan gas -- pergeseran dapat terjadi dari satu fase padat ke fase padat lainnya. Pergeseran fase yang melepaskan energi dapat dimanfaatkan sebagai sumber daya, tetapi mendapatkan energi yang cukup selalu menjadi bagian yang sulit.
"Untuk memperkuat pelepasan atau penyerapan energi, Anda harus merekayasa struktur baru pada tingkat molekuler atau bahkan atom," kata Crosby.
[br]
Namun, ini menantang untuk dilakukan dan bahkan lebih sulit dilakukan dengan cara yang dapat diprediksi.
Tetapi dengan menggunakan metamaterial, Crosby mengatakan bahwa "kami telah mengatasi tantangan ini, dan tidak hanya membuat material baru, tetapi juga mengembangkan algoritma desain yang memungkinkan material ini diprogram dengan respons spesifik, membuatnya dapat diprediksi."
Tim terinspirasi dari beberapa respons secepat kilat yang terlihat di alam: perangkap lalat Venus dan semut rahang perangkap yang terkunci.
Penelitian ini didukung oleh US Army Research Laboratory dan US Army Research Office serta Harbin Institute of Technology, Shenzhen (HITSZ).
Hasil penelitian diharapkan memiliki aplikasi dalam skenario apapun yang memerlukan dampak kekuatan tinggi atau respons secepat kilat.
"Kami telah membawa ini ke tingkat berikutnya," kata Xudong Liang, penulis utama makalah tersebut, yang saat ini menjadi profesor di Institut Teknologi Harbin, Shenzhen (HITSZ) di Cina.
"Dengan menanamkan magnet kecil ke dalam bahan elastis, kita dapat mengontrol transisi fase metamaterial ini. Dan karena pergeseran fase dapat diprediksi dan berulang, kita dapat merekayasa metamaterial untuk melakukan apa yang kita inginkan: baik menyerap energi dari dampak besar, atau melepaskan energi dalam jumlah besar untuk gerakan eksplosif." (PNC)
Indragiri Hilir Jajaran Unit Reskrim Polsek Keritang berhasil mengungkap kasus dugaan tindak pidana narkotika di wilayah hukum Polsek Ke
Hukrim
Mandah, Indragiri Hilir Dalam rangka menjaga keamanan, kenyamanan, serta nilainilai agama dan budaya masyarakat selama perayaan Hari Ra
Wisata
Inhil Unit Reskrim Polsek Keritang berhasil mengungkap kasus dugaan tindak pidana narkotika jenis shabu dan mengamankan seorang pria yan
Hukrim
Indragiri Hilir Satuan Reserse Narkoba Polres Indragiri Hilir kembali berhasil mengungkap kasus dugaan tindak pidana narkotika di wilaya
Hukrim
BANTAENG Ketua Ikatan Wartawan Online (IWO) Kabupaten Bantaeng, Dirga, diduga menjadi korban pembacokan oleh seorang pria berinisial WH
Artikel
INHU Penetapan kerja sama operasional (KSO) oleh PT Agrinas terhadap kebun kelapa sawit sitaan Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH) eks
Artikel
Inhil Satuan Reserse Narkoba Polres Indragiri Hilir kembali berhasil mengungkap kasus dugaan tindak pidana narkotika jenis sabu di wilay
Hukrim
Tempuling Dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Pemerintah Kecamatan Tempulin
Artikel
Tembilahan Bupati dan Wakil Bupati Indragiri Hilir menghadiri High Level Meeting (HLM) Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten In
Advertorial
INHIL Kodim 0314/Inhil berhasil meraih juara pertama pada lomba simulasi pemadam kebakaran dalam rangka optimalisasi perawatan kendaraan
Artikel