Minggu, 19 April 2026 WIB

Sesepuh Pemuda dan Olahraga Sakhyan Asmara Minta Kemenpora Tolak Kehadiran Prima

- Rabu, 06 September 2017 12:03 WIB
767 view
Sesepuh Pemuda dan Olahraga Sakhyan Asmara Minta Kemenpora Tolak Kehadiran Prima
Aal
Jakarta, Pesisirnews - Wakil Ketua Umum MPN Pemuda Pancasila, DR. H Sakhyan Asmara MAP yang juga Sesepuh Pemuda dan Olahraga asal Sumatera Utara , angkat bicara terkait hasil minor yang diraih atlet Indonesia pada ajang SEA Games 2017 Kuala Lumpur, Malaysia, beberapa waktu lalu. Tim Merah Putih hanya finish di posisi kelima klasemen akhir ajang multi event olahraga antarnegara Asia Tenggara.

Menurut jebolan Doktor Kebijakan Publik Universitas Indonesia yang juga mantan Plt Sesmenpora ini, penyebab utama merosotnya prestasi olahraga nasional akibat kehadiran Program Indonesia Emas (Prima). Pasalnya, kehadiran lembaga bentukan Kemenpora yang bertugas mempersiapkan atlet untuk tampil diajang multi event internasional ini, justru memperpanjang proses birokrasi administrasi keuangan.

Bagaimana tidak, karena dana dari pemerintah mampir dulu ke Prima sebelum disalurkan kepada cabang olahraga hingga sampai kepada para atlet dan ofisial. Padahal semestinya, dana tersebut bisa langsung dikirim ke cabang olahraga tanpa melalui tahapan proses adminstrasi yang panjang. "Dengan membubarkan Prima, selain memotong rantai panjang birokrasi adminitrasi keuangan, hal ini juga dipastikan bisa menghemat uang negara. Sebab Prima cukup 'gemuk' sehingga sudah pasti cukup besar anggaran yang dikeluarkan untuk membayar gaji mereka," kata Sakhyan, Jakarta, Selasa (05/9/2017) kepada pesisirnews.com. 

Di sisi lain, lanjut pria yang juga salah seorang petinggi di ormas Pemuda Pancasila ini, keberadaan banyak orang yang duduk di Prima tidak signifikan dengan hasil kerja yang dilakukan, sehingga sudah sepatutnya pemerintah melalui Kemenpora membubarkannya.

Selain itu, imbuh Sakhyan, hal penting yang harus diperhatikan adalah mereka yang diberi kepercayaan mengurus bidang olahraga prestasi di Kemenpora, harus bekerja profesional. Hal ini untuk bisa menyelesaikan masalah yang terjadi bukan malah sebaliknya menjadi sumber masalah.

"Pejabat yang diberi kepercayaan oleh Pak Menteri harus bisa menyelesaikan tugasnya dengan baik, karena kinerja Pak Imam Nahrawi selaku Menpora yang saya pernah rasakan sudah cukup baik, tinggal bagaimana level di bawahnya bisa bekerja sesuai dengan yang diharapkan. Terutama di jajaran pejabat eselon satu," kata Sakhyan.

Ia pun mencontohkan kinerja yang ditunjukan bidang olahraga masyarakat yang dinilainya saat ini sudah cukup baik, dengan program unggulan "Ayo Olahraga" serta peluncuran Gowes Pesona Nusantara serta Gala Desa. "Mestinya, hal ini bisa ditiru oleh bidang olahraga prestasi. Tentunya dibutuhkan pejabat di level eselon satu yang memiliki kompotensi di bidang olahraga prestasi. Dalam artian mengerti apa yang harus dilakukan untuk bisa mendongkrak prestasi olahraga nasional," tutup Sakhyan.(rd/aal) 

SHARE:
beritaTerkait
Polres Inhil Gelar Tes Urine Seluruh Personil Polsek Pulau Kijang: Bukti Integritas Harga Mati
Polres Inhil Ungkap Kasus Perjudian Togel di Pasar Dayang Suri, Satu Pelaku Diamankan
Polres Inhil Amankan Pengedar Sabu dan Ekstasi di Keritang
Bunda PAUD Inhil Tekankan Peran Posyandu dalam Peningkatan APK PAUD
48,39 Ton Pangan Ilegal Dibakar di Tembilahan, Wabup Inhil: Negara Tak Boleh Kalah dari Penyelundup
Polres Indragiri Hilir Gelar Razia Serentak di Tempat Hiburan Malam, Wujudkan Zero Toleransi Narkoba
komentar
beritaTerbaru