Minggu, 30 Agustus 2026 WIB

Situasi Aman, Para Pengungsi Telah di Kembalikan ke Aceh Singkil

- Minggu, 18 Oktober 2015 14:53 WIB
971 view
Situasi Aman, Para Pengungsi Telah di Kembalikan ke Aceh Singkil
pesisirnews/ Yudi
SIBOLGA, PESISIRNEWS.COM - Pasca terjadinya bentrokkan di Aceh Singkil, Aceh (13/10/2015) lalu, masyarakat banyak yang berbondong-bondong mengungsi ke daerah lain karena mengalami ketakutan kejadian tersebut terulang lagi. Namun, saat ini situasi di Aceh Singkil yang dinilai sudah kondusif, aman dan terkendali. Berdasarkan keputusan bersama muspida Kab. Aceh Singkil meyakinkan Bupati Aceh Singkil, Safriadi Manik dan jajaran terkait menjemput para pengungsi Aceh Singkil yang berada di  Kab. Tapteng dan sekitarnya pada Jumat, (16/10/2015). 

Berdasarkan data Kecamatan Manduamas, pengungsi berjumlah 4828 jiwa yang tersebar dibeberapa titik diantaranya terpusat di Kompleks Gedung Pastoran Paroki Tumban Jae, Desa Tumban Jae, Kecamatan Manduamas, Kab. Tapanuli Tengah sekitar 2700 orang, desa Saragih dan selebihnya tersebar dirumah warga. Dalam acara penjemputan yang dilakukan Gedung Pastoran Paroki Tumban Jae, Bupati Aceh Singkil, Safriadi Manik mengatakan bahwa kondisi di Aceh Singkil sudah aman untuk kembali, “saat ini kondisi Aceh Singkil telah membaik dan kondusif, dimana seluruh rutinitas berjalan kembali normal. Hal tersebut terjadi berkat peran dari seluruh jajaran dan instansi terkait, khususnya Kapolri, Gubernur Aceh dan Pangdam Iskandar Muda yang menyempatkan diri hadir ke Singkil sehingga keadaan kembali normal.” Sehingga kedatangannya untuk menjemput saudara-saudara kembali ke kampung halaman dalam keadaan aman, rukun dan damai. 

Safriadi juga mengatakan bahwa pemerintah Provinsi juga akan memberi izin terhadap rumah ibadah yang berada di Aceh Singkil sehingga diharapkan kejadian berdarah tidak lagi terjadi di Singkil. 

Ketua Panitia penanggulangan pengungsi, Pastor Alfons Pandiangan mengatakan, warga manduamas sangat senang dengan kedatangan saudara dari Singkil dan pihaknya berdoa kejadian tersebut tidak akan berulang dimana pun. “Berdasarkan data yang ada, jumlah warga Aceh Singkil yang berada di Paroki berjumlah 2473 jiwa yang terdiri dari 1250 laki laki dan 1223 Perempuan. Warga Manduamas merasa terhormat dapat menerima penduduk Aceh Singkil, sehingga seluruh panitia merasa sangat senang dapat membantu saudara-saudara yang mengalami musibah. Semoga kejadian yang dialami saudara di Aceh Singkil tidak terjadi lagi dan berulang ditempat–tempat lainnya.” 

Dalam acara tersebut juga dihadiri Plt Bupati Tapteng Syukran Tanjung  yang mengatakan terima kasih dan rasa bangga kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan pengungsi, khususnya untuk warga dan Muspika Manduamas. “Saudara yang berasal dari Aceh Singkil kami anggap adalah tamu, bukan pengungsi. Pemkab Tapteng berterima kasih pada seluruh jajaran khususnya warga Manduamas, Polres Tapteng, Kodim 0211/TT dan seluruh pihak yang terkait dan membantu dalam penanganan warga Aceh”. 

Sebelumnya Pemkab dan masyarakat Tapteng serta jajaran terkait, secara bersama-sama telah melakukan upaya penangan pengungsi Aceh Singkil Aceh Singkil dengan menempatkan di Pastoran Paroki Tumba Jae, gedung sekolah, rumah-rumah penduduk serta balai Desa Saragih. Berdasarkan keterangan P. Gaol, pengungsi dan L. Berutu salah satu relawan mengatakan bahwa penerimaan yang dilakukan Pemkab. Tapteng khususnya masyarakat Manduamas tidak cukup dengan ucapan terima kasih karena penerimaan yang sangat baik. Selanjutnya sekitar pukul 21.00 WIB (16/10/2015) pengungsi kembali ke Aceh Singkil dengan menggunakan kendaraan pribadi dan Bus yang telah disediakan oleh Pemkab Aceh Singkil, selebihnya berangkat pada Sabtu (17/10) pagi. Suasana haru berlangsung di Pastoran Paroki Tumba Jae, dimana ribuan pengungsi bersalam-salaman dengan pengurus pastoran sebelum dipulangkan ke Aceh Singkil, tak sedikit dari mereka yang meneteskan air mata. (Yudi)

SHARE:
Tags
beritaTerkait
Gagal Lolos X-Ray! Kurir Asal Aceh Bawa 2 Kg Sabu Ditangkap, Polisi Telusuri Asal Barang
Pemkab Aceh Barat Menerima Ratusan Alat Pertanian
Bhabinkamtibmas Desa Bakau Aceh Koordinasi Pendataan Lahan Jagung Dukung Swasembada Pangan
Bhabinkamtibmas Desa Bakau Aceh Koordinasi Pendataan Lahan Jagung Dukung Swasembada Ketahanan Pangan
Wujud Kepedulian Sesama, Pemkab Inhil Salurkan Donasi Lebih dari Rp1 Miliar dan Logistik untuk Korban Bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar
Bupati Indragiri Hilir Lepas Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar
komentar
beritaTerbaru