DUMAI, PESISIRNEWS.COM –
Beragam kegiatan dilaksanakan oleh umat Islam dalam menyambut datangnya
tahun baru Islam 1 Muharram 1437 Hijriah atau yang lebih dikenal dengan
malam 1 Suro 1949 bagi masyarakat Jawa.
Di
Kota Dumai, Ikatan Keluarga Jawa Kota Dumai dan Sekitarnya (IKJS) dalam
menyambut tahun baru Islam melaksanakan pagelaran wayang kulit semalam
suntuk dengan dalang Ki Susanto dan Ki
Tunasir. Keduanya merupakan dalang lokal yang sudah cukup terkenal
dikalangan masyarakat Dumai khususnya bagi warga IKJS.
Selain
pagelaran wayang IKJS juga mengadakan Tabligh Akbar menghadirkan Ustad
Ali Muksin pemimpin Pesantren Jabal Nur di Kandis. Pagelaran wayang dan
tabligh akbar dipusatkan di aula gedung IKJS Jalan Semangka Kelurahan Rimba Sekampung Kecamatan Dumai Kota, Selasa (13/10) malam.
Kegiatan
tersebut dibuka oleh penjabat Walikota Dumai Arlizman Agus yang
diwakilkan oleh Raden H. Bambang Wardoyo selaku Kepala Kantor Pasar yang
juga Penasehat IKJS Kota Dumai.
Pada
kesempatan itu penasehat IKJS seperti mantan wakil walikota Dumai, Agus
Widayat, Eko Suharjo, Paiman, dan para sesepuh jawa di Kota Dumai
lainnya, juga terlihat anggota DPRD Dumai seperti Syahrial Amini Ketua Komisi I DPRD Dumai, Yukrotul Ahyuni dan undangan lain.
Dalam
sambutan tertulis yang dibacakan oleh Bambang Wardoyo, Pj Walikota menyambut dengan
baik dilaksanakannya kegiatan pagelaran wayang kulit dan Tabligh Akbar
oleh IKJS dalam rangka menyambut malam pergantian tahun Hijriah atau tahun baru Islam.
" Melalui kegiatan itu diharapkan mampu menjaga tali persaudaraan antar sesama umat," Kata Pj melalui sambutan tertulisnya.
Selain
itu, Penjabat Walikota mengajak agar menjadikan peringatan malam tahun
baru islam sebagai momentum introspeksi diri agar menjadi lebih baik
ditahun yang akan datang.
"Melalui peringatan Tahun baru
Hijriyah 1437 hendaknya dijadikan sebagai momentum introspeksi diri agar
menjadi lebih baik ditahun yang akan datang serta dijadikan sebagai sumber
motivasi dan memacu semangat dalam komitmen keimanan dan
ketaqwaan terhadap Allah SWT, untuk dapat menjalankan perintah dan
meninggalkan larangan-Nya,"pesan Arlizman.
Arlizman mengajak kepada seluruh umat Muslim agar dalam menyambut tahun
baru Islam tidak lupa membaca do'a akhir tahun sebagai bahan renungan
kita terhadap apa yang telah kita jalani
setahun belakangan, dilanjutkan dengan membaca do'a awal tahun memohon
agar selama setahun kedepan kita semua diberi kekuatan untuk mengisinya
dengan kebaikan dan mendapat Ridho dari Alllah SWT. Amin
Sementara,
Ketua Panitia Peringatan 1 Muharram Untung Susanto mengatakan, bahwa
peringatan tahun baru Hijriyah atau yang dikenal dengan sebutan malam 1
suro, merupakan salah satu bentuk kegiatan rutin IKJS yang dilaksanakan setahun sekali dalam rangka menyambut datangnya tahun baru Islam. Tahun ini, IKJS mengadakan pagelaran wayang kulit semalam suntuk
menghadirkan dalang Ki Susanto dan Ki Tunasir serta Tabligh Akbar
menghadirkan Ustad Ali Muksin Pemimpin Pondok
Pesantren Jabal Nur di Kandis. Dan tema kegiatan ini adalah Dengan
semangat Hijrah menumbuhkan kreatifitas, saling silaturahmi, berbagi dan
muhasabah diri untuk meraih ridho Allah SWT," katanya.
Maksud
dan tujuan dilaksanakannya kegiatan ini sebagai ungkapan rasa syukur
atas segala nikmat, nikmat kesehatan dan keselamatan
yang diberikan Allah SWT
sehingga pada malam ini kita semua dapat berkumpul digedung IKJS dalam rangka menyambut malam pergantian tahun baru Islam.
Menurutnya,
kegiatan ini juga dilaksanakan untuk lebih mempererat tali silaturahmi sekaligus sebagai media hiburan bagi keluarga besar IKJS
kota Dumai khususnya dan masyarakat kota Dumai pada umumnya yang senang menyaksikan pagelaran wayang kulit dan Tabligh Akbar.
Hal
serupa juga diungkapkan oleh Ketua Umum IKJS Kota Dumai, Misdiono. Ia
mengatakan bahwa maksud dan tujuan dilaksanakan acara ini, sebagai
ungkapan rasa syukur atas segala anugerah dan
keselamatan yang diberikan Allah, serta meningkatkan silaturahmi antar
keluarga besar IKJS khususnya dan seluruh masyarakat kota Dumai pada
umumnya.
" Dan melalui kegiatan ini, kita berupaya menyatukan
persepsi dan mengoptimalkan peran bersama dalam mewujudkan visi dan misi
kota Dumai kedepan, serta membina dan melestarikan khasanah budaya, yang merupakan kekayaan budaya Bangsa Indonesia, salah satunya wayang kulit," ujarnya.
Misdiono mengucapkan terimakasih kepada seluruh panitia pelaksana yang
telah mensukseskan kegiatan menyambut malam pergantian
tahun baru Hijriah.
" Dan tidak lupa ungkapan terimakasih juga
kami sampaikan kepada semua pihak yang telah membantu panitia baik
bantuan moril dan meteril sehingga kegiatan Tabligh Akbar dan pagelaran Wayang Kulit semalam suntuk dapat terselenggara sesuai dengan rencana," ujarnya.