MERANTI, PESISIRNEWS.COM - Bupati Kepulauan Meranti, Drs H Irwan Msi, Sabtu (25/7) kemarin membuka secara resmi Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke- VII tingkat Kabupaten Meranti. Kegiatan yang berlangsung mulai tanggal 25 hingga 29 Juli 2015 itu, dipusatkan dihalaman Gedung Lembaga Adat Melayu (LAM) Meranti, Jalan Dorak Selatpanjang.
Pembukaan MTQ tersebut, ditandai dengan penekanan tombol sirine oleh Bupati Irwan, bersama Asisten I Sekdaprov Riau H. Ahmadsyah Harofie dan Mantan Bupati Bengkalis Syamsurizal.
Bupati Kepulauan Meranti, Drs H Irwan Msi, mengatakan bahwa pelaksanaan MTQ ini merupakan wujud nyata praktek pembangunan bidang manusia, menuju masyarakat Meranti yang Madani, "Pembangunan yang kita lakukan bukan hanya di bidang Infrastruktur, Ekonomi tetapi juga dibidang mental dan spiritual masyarakat, agar menjadi insan yang beriman dan bertaqwa kepada Allah SWT," ujarnya.
Dalam MTQ Provinsi tahun 2013 lalu, Kabupaten Meranti sebagai sebuah Kabupaten baru telah berhasil menorehkan prestasi luar biasa dengan meraih peringkat II, dimana sebelumnya diawal terbentuk hanya berada diperingkat 10. Bupati berharap prestasi tersebut dapat ditingkatkan pada MTQ Provinsi di Kabupaten Siak, pada bulan Oktober mendatang, "Saya berharap pada MTQ Tingkat Provinsi Riau Tahun 2015 di Siak, Kabupaen Meranti dapat meraih juara umum," ungkap Irwan.
Selain itu, Lanjutnya, MTQ tingkat Kabupaten ini bertujuan untuk menjaring Qari dan Qariah dari seluruh Kecamatan dan Desa yang ada di Kepulauan Meranti, "Nantinya, bagi yang berprestasi akan mewakili Meranti untuk mengikuti ajang yang lebih tinggi, dan Meranti ini akan menjadi gudangnya Qari dan Qariah di Provinsi Riau dan Kepulauan Riau," papar Irwan.
Sementara itu, Asisten I Sekdaprov Riau, H. Ahmadsyah Harofie mengapresiasi pelaksanan MTQ di Kabupaten Meranti, dalam membumikan nilai Ilahi ditengah masyarakat. Ia berharap lembaga pendidikan islam seperti madrasah, pondok pesanteren yang tersebar hingga kepedesaan dapat menjadi media sosialisasi dalam upaya meningkatkan pemahaman Al -Quran secara cepat dan benar serta dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari, meningkatkan kecintaan generasi muda membaca Al-Quran sehingga terbebas dari buta Al-Quran. Yang tak kalah penting sebagai filter dari aspek negatif di era globalisasi serta ajang seleksi objektif dalam melahirkan Qori dan Qoriah terbaik.
"Lembaga pendidikan islam seperti madrasah, pondok pesanteren yang tersebar hingga kepedesaan dapat menjadi media sosialisasi dalam upaya meningkatkan pemahaman Al -Quran secara cepat dan benar serta dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari," ujarnya.
Hal itu senada dengan pidato Ketua Pelaksana MTQ Kabupaten Meranti Ir. Anwar Zainal dan Kandepag H. Miskam Slamat, dimana tujuan dari acara tersebut merupakan upaya meningkatkan ukuah islamiah sesama umat islam, sarana menumbuh kembangkan Al-Quran ditengah masyarakat melalui penghayatan dan pengamalan Al-Quran, khususnya generasi muda.
"MTQ bukan saja dapat meningkatkan ekonomi masyarakat, tetapi juga meningkatkan ketaqwaan, kepribadian, budaya dan keimanan masyarakat," terangnya.
Untuk diketahui, Adapun cabang yang diperlombakan antara lain Cabang Tilawatil Quran, Tilawah anak, remaja, dewasa, cacat netral, Tartil Quran, Qira'ah, Ifzil Al-Quran, Tafsir Quran, Qatil Quran, Fahmil Quran, Syahrial Quran, Musabaqah Pemahaman Quran. Selain itu, panitia juga melakukan perlombaan Pawai Taaruf dan Stand Bazar.(Rls/Adi)