Rabu, 14 Oktober 2026 WIB

Warga Sakai Berjatuhan dan Pingsan Saat Demo di Kantor Gubernur Riau

- Rabu, 15 Maret 2017 16:11 WIB
358 view
Warga Sakai Berjatuhan dan Pingsan Saat Demo di Kantor Gubernur Riau
PEKANBARU - Aksi unjuk rasa yang dilakukan ratusan warga Sakai di depan Kantor Gubernur Riau berubah menjadi histeris saat dua warga Sakai yang ikut berorasi pingsan secara mendadak, Rabu (15/3/2017) pukul 12.52 WIB siang. Pingsannya dua warga Sakai tersebut diduga karena kelelahan usai berjalan 120 km dari Kandis ke Pekanbaru.

"Kau lihat ini pak Gubernur, abang ku hampir mati. Mana kepedulianmu, mana kepedulian pemerintah," teriak seorang wanita yang merupakan adik dari salah satu warga Sakai yang pingsan tersebut.

Pantauan di lokasi, kedua warga Sakai yang pingsan itu masing-masing berjenis kelamin pria dan wanita. Keduanya pun langsung dievakuasi ke rumah sakit melalui ambulan Polresta Pekanbaru.

Sebelumnya, usai berjalan kaki menempuh jarak lebih kurang 120 kilometer dari Kandis, Kabupaten Siak ke Pekanbaru sejak kemarin, ratusan warga Sakai akhirnya tiba di Kantor Gubernur Riau melakukan unjuk rasa, Rabu (15/3/2017) pukul 12.00 WIB siang.

Massa menyampaikan keinginannya untuk bertemu Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman dan meminta tanah ulayat mereka seluas 24.000 hektar yang dikuasai PT Ivomas Tunggal agar dikembalikan ke warga Sakai. Korlap warga Sakai, Sony melalui pengeras suara secara lantang bahkan menyerukan akan tetap menduduki kantor Gubernur Riau jika belum bertemu dengan sang Gubernur. ***riauterkini.com

SHARE:
Tags
beritaTerkait
Bupati Herman Terima Aspirasi AMBAR, Pemkab Inhil Terus Perjuangkan Petani Kelapa
Mahasiswa, dan Masyarakat Gelar Aksi Solidaritas Bagi-Bagi Bunga di Tembilahan
Demo Mahasiswa di DPRD Riau Berlangsung Damai, Mahasiswa dan Polisi Bersalaman
Andi Arief: Sandi Uno Kita Tutup Jadi Cawapres, PKS: Mungkin Saja Anies Berjodoh dengan Sandi
Anas Urbaningrum akan Berikan Kejutan Setelah Bebas dari Lapas Sukamiskin, Selasa Besok
Partai Demokrat Waspada, Mohon Rakyat Ikut Memantau Intervensi Politik
komentar
beritaTerbaru