Rabu, 24 Juli 2024 WIB

74 Orang ABK Kapal Motor Penumpang Awu Milik Pelni karantina di Tengah Laut.

Haikal - Senin, 18 Mei 2020 00:39 WIB
1.079 view
74 Orang ABK Kapal Motor Penumpang Awu Milik Pelni karantina di Tengah Laut.
Kapal Pelni KM Awu Indonesia Rute Kumai – Kalabahi Alor – foto YouTube
Surabaya,PESISIRNEWS.COM - Sebanyak 74 Anak Buah Kapal (ABK) Kapal Motor Penumpang (KMP) Awu milik Pelni harus menjalani karantina di tengah laut. Penyebabnya, sebagian ABK didapati positif terpapar virus Corona atau Covid-19.


Dikutip dari duta.co, Kapal Motor Penumpang (KMP) Awu milik Pelni saat melakukan dok di PT PAL Surabaya, ABKnya dilakukan rapid test. Dari 90 ABK diketahui 16 diantaranya positif covid-19.


“Sudah di rapid (test) dan diswab hasilnya positif. Dan saat ini sedang ditangani rumah sakit PHC sekitar seminggu lalu,” kata Kepala Dinas Perhubungan Jatim, Nyono, di Gedung Negara Grahadi, Minggu (17/5/2020).


Sedangkan 74 ABK lainnya harus menjalani karantina mandiri. Karantina ini dilakukan di kapal yang posisinya berada di kapal yang posisinya dizona karantina antara buih 2 dan 3 pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.


” Kebetulan sesuai SOP KKP kapal yang sandar tidak boleh ditinggal, harus ada yang menunggu dikapal, yaitu 74 orang tadi itu ,” ungkapnya.


Ditanya dari mana asal kapal tersebut, Nyono mengaku tidak mengetahui asal kapal itu. “Asalnya ndak tahu, posisi kapal ngedok sekitar semingguan. Ini ada perintah dari Pelni pusat seluruh kapal Pelni itu harus di rapid (test),” pungkasnya.(p)

SHARE:
Tags
beritaTerkait
Ciptakan Kamsebtibcarlantas, Satlantas Polres Rohil Bagikan 10 Baju Kaos Pelopor Keselamatan
Kuasa Hukum Pemohon Tak Juga Hadir, Hakim Nyatakan Gugatan Pra Pradilan Kamalul Gugur Demi Hukum
Dua Kali Pemohon Praperadilan Tak Hadir, Hakim PN Rohil Kembali Tunda Sidang
Jadi Pengedar Sabu, Seorang Buruh Tani di Rohil Diciduk Polisi
Diduga asal Jadi, Waka Polres Rohil Akan Cek Pembangunan Mako Polsek Bagan Sinembah
Pagu anggaran Berkisar Rp 2 Miliyar, Pembangunan Mako Polsek Bagan Sinembah Diduga Dikerjakan Asal-asalan
komentar
beritaTerbaru