DUMAI, PESISIRNEWS.COM - Pihak Kepolisian Dumai mengaku
sudah mengamankan Satu Granat Manggis, yang ditemukan pengumpul barang bekas
(pemulung), pada hari Jum'at (04/09) kemarin. Granat yang diduga masih aktif
sudah disimpan dalam sebuah kotak. Kini tertutup rapat di Gudang Persenjataan
Mapolres Dumai.
Rencananya Granat tersebut akan diserahkan kepada
pihak Jihandak Polda Riau dalam waktu dekat. Sebab nantinya proses lanjutan
bakal dilakukan oleh Tim Jihandak Polda. Oleh sebab itu, Granat itu masih
disimpan dalam posisi terkunci.
" Kita sudah simpan di gudang senjata. Sebab kita
khawatir Granat itu masih aktif," kata Kepala Polres Dumai melalui Kasat
Intelkam AKP Dedi Susanto kepada wartawan, Minggu (06/09).
Baca Juga:
Dijelaskan Dedi, pasca penemuan Granat tersebut, pihak
kepolisian masih melakukan penelusuran. Terutama asal Granat tersebut. Namun
ketika ditelusuri seri Granat, ternyata Granat itu tidak diketahui asalnya.
Kondisi Granat juga sudah berkarat. Ada kemungkinan
Granat tersebut merupakan sisa peperangan. Namun kondisinya diduga masih aktif.
Baca Juga:
" Kami sudah telusuri lewat nomor serinya. Tapi
ternyata seri itu tidak ada lagi," bebernya.
Penemuan Granat Manggis ini bermula dua remaja yang
sedang memungut barang bekas. Mereka yakni Azlan Syah (15) dan Afrizal (15).
Keduanya menemukan Granat itu di dekat gudang barang bekas Jalan Hayam Wuruk,
Dumai.
Setelah menemukan Granat yang sudah berkarat, Azlan
langsung membersihkan Granat tersebut dengan air. Keduanya lantas menyerahkan
temuan itu ke Pos Penjagaan TNI AL, Jalan Yos Sudarso, Dumai.
Danlanal Dumai, Kolonel Laut (P) Avianto Rooswirawan
menerima barang temuan itu. Kemudian menyerahkannya kepada pihak Polres Dumai,
guna proses lebih lanjut.
Penemuan tersebut merupakan yang kedua pada tahun
2015. Sebelumnya juga ditemukan Granat genggam di Km 8 Jalan Soekarno-Hatta,
Dumai pada 20 Juni 2015 silam. Granat ditemukan oleh seorang pemulung. Cahaya Putra.