Pengungkapan Kasus Pengeroyokan,2 Pemuda Diringkus Polisi
Indragiri Hilir Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Indragiri Hilir berhasil mengungkap kasus tindak pidana pengeroyokan yang te
Hukrim
SLEMAN, Pesisirnews.com - Para pesepeda, khususnya pesepeda wanita warga Sleman, Yogyakarta, beberapa bulan terakhir dibuat resah dengan aksi teror penyemprotan cairan yang diduga air keras yang dilakukan oleh seorang lelaki misterius.
Dari laporan kejadian yang dilaporkan kepada pihak kepolisian, rata-rata para korbannya adalah wanita.
Akibat ulah yang dilakukan pelaku tersebut, tak sedikit kulit mengalami korban luka bakar dan celananya rusak.
Baca Juga:
Salah satu korban penyiraman cairan yang diduga air keras itu adalah putri dari Guru Besar UGM, Prof Budi Wignyosukarto.
Peristiwa itu terjadi pada Kamis (24/12/2020) sekitar pukul 05.40 WIB di depan Masjid Suciati Sleman.
Baca Juga:
Saat kejadian itu, Budi bersama putrinya sedang bersepeda menuju Candi Borobudur. Namun, saat tiba di lokasi kejadian ada seorang pengendara sepeda motor berjalan pelan terlihat menyemprotkan cairan ke arah paha kaki putrinya.
“Orangnya naik motor, setelah anak saya kena, orang tersebut tidak lari tetapi tetap pelan seperti tidak terjadi apa-apa,†ujar dia.
Setelah orang tersebut pergi, anaknya merasakan kesakitan dan celananya rusak.
"Anak saya pikir waktu itu ada orang yang tidak sengaja melempar rokok karena ada sepeda motor di ambang. Tapi setelah dilihat ada bekas seperti terbakar bentuknya agak memanjang. Menurut saya seperti disemprotkan air keras," ungkap Budi.
Setelah kejadian itu, ia langsung melaporkannya kepada polisi. Sehari setelahnya, atau pada Jumat (25/12/2020) pagi, korban lain seorang perempuan juga mengalami nasib serupa.
Kejadiannya terjadi di Jalan Damai, Ngaglik, Sleman. Karena kasus teror penyiraman air keras tersebut belakangan ini kerap terjadi di Sleman, polisi langsung turun tangan untuk melakukan penyelidikan.
[br]
Setelah melakukan penyelidikan dengan meminta keterangan korban, saksi, serta mempelajari CCTV di sekitar lokasi kejadian, polisi akhirnya berhasil meringkus pelaku.
Terduga penyiram air keras itu ditangkap di Lapangan Denggung, Jalan Magelang, Sleman, pada Minggu (27/12/2020) pagi.
Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan, pelaku yang diketahui berinisial JP (37), warga Temanggung itu mengakui perbuatannya. Diketahui pula bahwa setidaknya 6 wanita lain telah menjadi korban teror penyiraman air keras oleh pelaku.
“Pelaku juga sudah mengakui semua penyiraman di wilayah Sleman yang dilakukan olehnya sendiri. Baik dari bulan Oktober hingga terakhir yang berada di Jalan Damai, â€kata Kasat Reskrim Polres Sleman AKP Deni Irwansyah saat dihubungi wartawan, Minggu (27/12/2020).
Dari penangkapan itu, polisi juga berhasil mengamankan barang bukti berupa cairan yang diduga mengandung bahan kimia berbahaya yang dikemas dalam botol kecil. Namun pihak kepolisian masih harus mendalami jenis cairan apa yang digunakan pelaku.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, diketahui motif pelaku melakukan tindakan itu karena sakit hati kepada seorang perempuan yang memiliki hobi bersepeda.
Perempuan idamannya yang diketahui berinisial W itu kini menghilang tak ada kabar setelah menerima sejumlah uang dari pelaku.
Merasa dikhianati itu, pelaku melampiaskan dendamnya kepada perempuan yang memiliki hobi bersepeda. Sebab, perempuan yang disukainya diketahui juga memiliki hobi serupa.
Pelaku melakukan itu karena pelaku mengetahui W sering gowes di sekitar Ngaglik, Jalan Palagan, jalan Gito-gati, dan Jalan Damai. Jadi ada rasa sakit hati, pelaku ditinggal tidak bisa menghubungi W dan tidak pernah ketemu lagi,†jelas Deni.
Sumber: (kompas.com)
Indragiri Hilir Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Indragiri Hilir berhasil mengungkap kasus tindak pidana pengeroyokan yang te
Hukrim
Indragiri Hilir Satuan Reserse Narkoba Polres Indragiri Hilir kembali berhasil mengungkap kasus dugaan tindak pidana narkotika jenis sab
Artikel
Tembilahan Bupati Indragiri Hilir, Herman, Di Wakili Asisten 2 Setda Indragiri Hilir, Dwi Budianto mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pe
Artikel
Indragiri Hilir Satuan Reserse Narkoba Polres Indragiri Hilir kembali berhasil mengungkap kasus dugaan tindak pidana narkotika jenis sab
Hukrim
(Pesisirnews.com) TEMBILAHAN Mengajarkan empati kepada anak sangat penting, karena dapat menjadi sarana bagi mereka untuk berinteraksi deng
Artikel
RETEH Bak disambar petir di siang bolong, Polsek Reteh dikejutkan dengan tes urine mendadak yang digelar Polres Indragiri Hilir (Inhil), S
Peristiwa
Indragiri Hilir Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Indragiri Hilir berhasil mengungkap kasus tindak pidana perjudian jenis toge
Hukrim
Indragiri Hilir Satuan Reserse Narkoba Polres Indragiri Hilir kembali berhasil mengungkap kasus dugaan tindak pidana narkotika di wilaya
Hukrim
(Pesisirnews.com)Tembilahan Upaya meningkatkan Angka Partisipasi Kasar (APK) Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kabupaten Indragiri Hil
Advertorial
Tembilahan Sebanyak 48,39 ton komoditas pangan ilegal dimusnahkan dengan cara dibakar di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Kamis (16/4/
Peristiwa