JAKARTA, PESISIRNEWS.com – Pemerintah melalui
Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi (Kemen PANRB)
menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) yang mengatur kenaikan gaji pokok Pegawai
Negeri Sipil (PNS) yang ditandatangani Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada
Sabtu (21/5) lalu, yakni PP nomor 34 tahun 2014.
PP ini berlaku surut mulai Januari 2014. Berarti,
akan ada rapel kekurangan gaji yang kemungkinan besar dibayarkan pada
pembayaran gaji bulan Juli.
Apa saja sebenarnya golongan pegawai negeri sipil di
pemerintahan? tingkatan tersebut yakni I-A, I-B, I-C, dan I-D, selanjutnya di
golongan II ada II-A, II-B, II-C, dan II-D, nantinya para PNS akan menempati
tahap peningkatan jenjang karir selanjutnya yakni III-A, III-B, IIIC-, dan
III-D, dan III-E hingga tahap terakhir IV-E.
PP No.34 tahun 2014 mengatur perubahan gaji pokok
PNS yang sebelumnya telah ditetapkan dalam PP No.22 tahun 2013, tentang
Perubahan Kelima Belas atas Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 1977 tentang
Peraturan Pegawai Negeri Sipil (PNS). Dalam lampirannya terdapat
Daftar Gaji Pokok Pegawai Negeri Sipil (PNS) Tahun 2013.
Baca Juga:
PNS dengan golongan terendah yaitu I-A menerima gaji
pokok sebesar Rp 1.402.400, sementara PNS dengan golongan II-A menerima gaji
pokok minimal Rp. 1.816.900, sementara PNS golongan III-A dengan masa kerja
terendah mendapat gaji pokok sebesar Rp 2.317.600. Gaji pokok PNS golongan IV-A
masa kerja terendah naik menjadi Rp 2.735.300.
Kemen PANRB bersama dengan Kementerian Hukum dan Hak
Asasi Manusia (Kemenkumham) menerbitkan PP no.34 tahun 2014 dengan tujuan
meningkatkan kesejahteraan para PNS dan
juga menghindarkan mereka dari tindakan korupsi.
Baca Juga:
Berdasarkan informasi yang diperoleh, Presiden
Susilo Bambang Yudoyono menyampaikan keinginannya untuk terus meningkatkan
kesejahteraan aparatur negara, baik pegawai negeri sipil, PNS, maupun TNI dan
Polri, serta para pensiunan dengan cara memberikan kenaikan gaji bagi para PNS
di tahun 2014 ini.
Pemerintah bertekad mempertahankan gaji ke-13,
bersamaan dengan keinginan pemerintah untuk menyesuaikan gaji anggota TNI dan
Polri sebesar 6 persen, dan kenaikan gaji pensiun pokok sebesar 4 persen.
Dan berikut ini daftar gaji PNS 2014 :
Gaji pokok PNS paling tinggi didapat golongan IVe
sebesar Rp 5.302.100/bulan. Jika dibandigkan dengan tahun 2013, gaji pokok ini
mengalami penaikan sekitar 7 persen. Tahun 2013, gaji pokok PNS golongan Ia
berkisar Rp 1.323.000/bulan dan golongan IVe Rp 5.002.000/bulan.
Gaji PNS Golongan IA, gaji terendah Rp. 1.323.000,
sementara gaji tertinggi Rp. 1.979.000, gaji PNS golongan IB gaji terendah
Rp.1.444.800, sementara tertinggi Rp.2.096.100, golongan IC gaji terendah
Rp.1.505.900, tertinggi Rp.2.184.000,
golongan I-D gaji terendahnya Rp.
1.569.600, dan tertinggi Rp.2.277.200.
Golongan II-A gaji terendahnya Rp.
1.714.100 dan
tertinggi Rp. 2.859.500, selanjutnya golongan II-B gaji terendah
Rp.1.871.900,
dan tertinggi Rp.2.980.500, II-C rentan gaji terendah hingga tertinggi
yakni
Rp. 1.951.100 hingga Rp.3.106.000, sementara golongan II-D berkisar
antara Rp 1.951.100 hingga Rp 3.106.000, golongan II-E antara Rp
2.033.600 hingga Rp 3.238.000.
Selanjutnya pada golongan III-A yakni Rp. 3.590.900
per bulan, sementara III-B tertinggi yakni Rp.3.742.800, selanjutnya pada
golongan III-C mendapat Rp.3.901.100.
Pada golongan IV A gaji Rp.4.238.000, selanjutnya
golongan IV B Rp 4.417.400, sementara IV C sebesar Rp. 4.604.200, dan IV D sebesar
Rp.4.799.000. (www.menpan.go.id).