Kamis, 27 Agustus 2026 WIB

PDIP Kediri Dilanda Konflik Perebutan Kursi Ketua

- Minggu, 15 Maret 2015 12:22 WIB
797 view
PDIP Kediri Dilanda Konflik Perebutan Kursi Ketua
net
PESISIRNEWS.com - Menjelang Kongres IV PDIP 9-12 April mendatang, sejumlah DPC kini mulai memanas, misalnya saja di Kabupaten Kediri, Jawa Timur. Konflik perebutan kursi ketua menyebabkan kantor DPC PDIP menjadi vakum. 

Selain itu, penjaringan bakal calon bupati dari partai penguasa itu juga ikut terganggu.
Seperti yang terjadi pada Sabtu (14/3), belasan Ketua Pimpinan Anak Cabang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kabupaten Kediri mendatangi untuk mengambil alih kepengurusan sementara.

Aksi tersebut terjadi paska pimpinan DPC PDIP Kabupaten Kediri yang juga suami Bupati Kediri Haryanti Sutrisno dinyatakan demisioner akibat konflik perebutan kursi ketua.

Menurut Trianto Sasongko, koordinator PAC PDIP Kabupaten Kediri, kepemimpinan DPC PDIP menjadi demisioner karena musyawarah cabang pemilihan ketua DPC PDIP Kabupaten Kediri periode 2015-2020 yang berlangsung di Surabaya berakhir buntu (deadlock).

"Para ketua PAC PDIP akhirnya sepakat untuk mengambil alih kepengurusan sementara agar roda partai tidak macet. Sebab agenda konferensi daerah PDIP Jawa Timur dan kongres PDIP akan segera digelar pada 9-12 April 2015 mendatang," terang Trianto pada wartawan, Minggu (15/3).

Terpisah, Sunaryo, Ketua PAC Purwoasri, mengatakan konflik perebutan kursi ketua DPC PDIP merupakan bagian dari proses berdemokrasi.

"Namun dampak dari konflik itu menyebabkan agenda penjaringan bakal calon bupati terganggu," ungkapnya.

Sebagaimana diketahui, bakal calon bupati dan calon wakil bupati yang sudah mendaftar pada PDIP baru satu pasangan, yaitu inkumben Haryanti Sutrisno berpasangan dengan wakilnya, Masykuri Ikhsan.

Seperti diketahui muscab dengan agenda tunggal memilih ketua DPC PDIP Kabupaten Kediri 2015-2020 berakhir deadlock. Tiga orang kandidat yang direkomendasikan yakni H Sutrisno, Agus Yulianto dan Joko Waluyo saling berebut kursi ketua. Akibatnya, pimpinan DPC PDIP Kabupaten Kediri dinyatakan demisioner.

Selanjutnya DPP PDIP akan menunjuk pelaksana harian ketua DPC PDIP sebelum akhirnya ada ketua terpilih baru. Selama proses ini, roda partai dipegang oleh para 26 PAC di Kabupaten Kediri. Namun empat di antaranya dinyatakan tidak sah karena deadlock pada muscab.


Sumber: Merdeka.com
Editor: Ndo

SHARE:
Tags
beritaTerkait
Serangan Monyet Belum Mereda, PW IWO Riau Dorong Pemerintah Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak
Ketua MUI Inhil: Pemberantasan Narkoba oleh AKBP Farouk Oktora Bentuk Penyelamatan Umat
Ketua TP PKK Inhil Lakukan Penelitian Akademik di Bappeda dan Dinas Kesehatan
Soroti Video Viral Anak di Inhil, Ketua PW-IWO Riau Ingatkan Pentingnya Perlindungan Identitas Anak
Ketua BKMT Inhil Hadiri Syukuran Jamaah Haji, Suasana Penuh Kebersamaan
Katerina Susanti Tinjau Lomba Kuliner Inovatif Berbahan Kelapa dan Sagu, Dorong Pengembangan Produk Unggulan Daerah
komentar
beritaTerbaru