Minggu, 25 Oktober 2026 WIB

Pemko Dumai Akui Program Kerja tak Maksimal Diakibatkan Pemotongan DBH

- Rabu, 20 Mei 2015 16:00 WIB
430 view
DUMAI, PESISIRNEWS.COM - Memasuki bulan ke-5, realisasi dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Dumai tahun anggaran 2015 tampaknya belum dapat dirasakan masyarakat dengan maksimal.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Walikota Dumai H. Agus Widayat mengatakan, bahwa saat ini Pemko Dumai tengah melakukan penyusunan kembali program yang akan dibangun dan dijalankan sesuai skala prioritas.

"Makanya saat ini pembangunan tersebut belum tampak terlihat secara nyata oleh masyarakat Kota Dumai," kata Wawako usai mengahadiri upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional, Rabu (20/5/2015).

Hal ini, lanjut Wawako, disebabkan oleh kondisi keuangan Pemko Dumai yang saat ini kian menurun meningat adanya penurunan Dana Bagi Hasil (DBH) oleh Pemerintah Pusat.

"Sebentar lafi juga sudah dapat berjalan tanpa ada perlu tarik ulur, pasalnya program yang akan dijalankan tersebut telah merupakan skala prioritas yang menjadi point utama ataupun prioritas pengerjaannya oleh Pemko Dumai dan prioritas fungsi kegunaan atau manfaatnya oleh masyarakat Kota Dumai," paparnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Dumai H.Said Mustafa membenarkan atas apa yang disampaikan oleh Wawako Dimai tersebut. Mengingat atas adanya pengurangan dan penurunan anggaran oleh Pemerintah Pusat, sehingga tidak mungkin rasanya untuk memenuhi segala kebutuhan atau program yang telah dicanangkan ditahun 2015.

"Program memang akan tetap berjalan, namun akan mengoptimalkan anggaran yang ada guna menjalankan program skala prioritas, dan akan memangkas anggaran yang terkesan tak terlalu penting atau dibutuhkan. Intinya, program tetap berjalan, namun realisasinya belum dapat diinformasikan," katanya.

Dijelaskan Sekda, pemangkasan ataupun penurunan anggaran yang dialami Pemko Dumai sangat berdampak dan berimbas pada operasional masing-masing Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemko Dumai. Pasalnya, dengan anggaran yang sangat terbatas, SKPD tidak mungkin dapat menjalankan program kerja dengan maksimal.

"Tak dapat dipungkiri, beberapa program terpaksa harus dicoret guna memaksimalkan anggaran dan menjalankan program skala prioritas. Salah satu program yang dicoret ataupun tak jadi dianggarkan oleh Pemko Dumai di tahun 2015 ini adalah pengadaan mobil dinas merk Toyoto Innova dan satu mobil mewah jenis Alphard yang sebelumnya sempat digadang-gadangkan dan menjadi berita hangat disejumlah media beberapa waktu lalu," tutupnya. (via)

SHARE:
beritaTerkait
Bupati Herman Serahkan SHM Warga Transmigran, UPT Tiram Jaya Disiapkan Menjadi Dusun Mandiri
Dukung Program Prioritas Kapolri,Polri Bersama Masyarakat,Kapolres Inhil Serahkan Bantuan 3 (Tiga ) Mesin Katinting kepada Nelayan
Wakil Bupati Yuliantini Hadiri Pelepasan Jenazah H. Andi Rusli, Antarkan Hingga ke Pemakaman di Keritang
Operasi Gabungan Bareskrim Polri dan Polda Riau, 68 Orang Diamankan di Tempat Hiburan Malam Pekanbaru
Dua Perempuan Diamankan Polres Inhil, Diduga Edarkan Sabu 0,64 Gram di Pekan Arba
HUT ke-81 TNI di Inhil, Perkuat Sinergitas TNI-Polri dan Forkopimda
komentar
beritaTerbaru