Sabtu, 08 Agustus 2026 WIB

Atlet Voli Kazakhstan Simpati pada Penderitaan Palestina

- Jumat, 25 Juli 2014 23:42 WIB
905 view
Atlet Voli Kazakhstan Simpati pada Penderitaan Palestina
Sabina Altynbekova saat berlaga membela Kazakhstan. (Foto: akun instagram @altynbekova_11).
PESISIRNEWS.com– Atlet voli asal Kazakhstan, Sabina Altynbekova menunjukkan simpati kepada saudara-saudara di Palestina yang berada dalam cengkeraman Israel dalam kejuaraan 7th Asian Women’s U19 Volleyball Championship yang digelar Minggu (20/7) di Taipei, Taiwan.

Sabina mengatakan dirinya bersimpati kepada saudara-saudara yang sedang digempur di Jalur Gaza, Palestina oleh militer Israel saat ini. Hal ini ditunjukkan pada akun ask.fm miliknya pada Rabu (23/7) yang mengekspresikan hal tersebut.

“Love Palestine, Allah with you Palestine,” (salut bagi Palestina, Tuhan Beserta Palestina),” tulis Sabina ini dalam akun ask.fm.

Sabina sempat menghebohkan dunia maya setelah paras cantiknya mulai dikenal banyak pihak setelah fotonya terpampang luas saat membela Kazakhstan menghadapi Korea Selatan di kejuaraan tersebut.

Akibatnya, foto-foto atlet voli setinggi 185 cm tersebut langsung menjadi bahan pembicaraan di facebook, dan akun instagramnya memiliki pengikut hingga 21.000, setelah sebelumnya hanya sekitar 300-an

Akun ask.fm miliknya (AltynbekovaS) dibanjiri banyak pujian dan pertanyaan tentang dirinya. Para penggemar Sabina yang kebetulan berasal dari Indonesia melontarkan beberapa pertanyaan yang berkaitan dengan gadis berusia 17 tahun tersebut.

“Assalamualaikum Sabina, Im from Indonesia. You are so beautiful, I love you! Btw, are you muslim, (Assalamulaikum Sabina, saya dari Indonesia. Anda sangat cantik, saya suka Anda, omong-omong apakah Anda seorang muslim?” tulis Andry Almustaqim asal Indonesia.

“Thanks, yes, (ya, terima kasih)” jawab Sabina singkat.

Pada pemberitaan satuharapan.com sebelumnya menyebut serangan militer Israel ke wilayah Gaza mulai Selasa (8/7), akan tetapi setelah beberapa kali ada perjanjian gencatan senjata konflik tersebut tetap berlanjut.

Israel pernah melancarkan invasi berskala besar di Gaza adalah pada peperangan pada akhir 2008 dan awal 2009, saat itu serangan Israel menewaskan 1.400 orang Palestina.

Permusuhan ini mengakar dalam berbagai bidang, salah satunya yakni sepak bola, yakni pada Rabu (24/7) saat Maccabi Haifa (klub Israel) menghadapi Lille, Prancis dalam laga persahabatan yang berlangsung di Bischofshofen, Austria.

Akun twitter resmi klub asal Prancis tersebut menulis bahwa wasit menghentikan pertandingan setelah sekelompok pemuda dari tribun penonton menyerbu para pemain Maccabi Haifa ke tengah lapangan saat pertandingan tersisa tiga menit. (dailymail.co.uk/ ask.fm/ akun Instagram @altynbekova_11).

SHARE:
beritaTerkait
14 Tahun Mengabdi, IWO Berbagi Kebahagiaan di SD Muhammadiyah Bukit Duri
Tak Ada Ruang bagi Premanisme! PERADI, TPPA, dan IKADIN Bersatu Kawal Kasus Dugaan Intimidasi terhadap Advokat
Wabup Inhil Ajak Masyarakat Bermunajat dalam Doa Bersama Tolak Bala
Apel Gabungan Siaga Darurat Penanggulangan Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Tahun 2026
DPC IKADIN Pekanbaru Kutuk Premanisme, Desak Polda Riau Beri Perlindungan terhadap Advokat
Hot spot di Kempas, Lahan Gambut 10 Hektare Berhasil Dikendalikan
komentar
beritaTerbaru