Kamis, 24 September 2026 WIB

Tak kenal waktu Empat PSK jajakan diri pada siang Bolong

- Sabtu, 29 Juli 2017 23:28 WIB
464 view
Tak kenal waktu Empat PSK jajakan diri pada siang Bolong
ilustrasi gambar
PEKALONGAN – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Pekalongan menangkap empat pekerja seks komersial (PSK), Jumat (28/7). Keempat PSK itu terjaring razia saat menjajakan diri di warung remang-remang di Kecamatan Bojong dan Sragi pada siang hari.

Kabid Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat Dinas Satpol PP dan Damkar Kabupaten Pekalongan mengatakan, dua lokasi warung remang-remang itu memang sudah menjadi target operasi penyakit masyarakat (pekat). Sebab, banyak laporan dari masyarakat yang menyebut warung remang-remang itu digunakan sebagai ajang prostitusi.

"Laporan dari masyarakat tersebut kami tindaklanjuti. Dan kami berhasil menangkap empat perempuan pekerja seks komersial," kata Siswanto.

Namun, ada beberapa PSK yang berhasil lolos dari razia. Sedangkan keempat PSK yang terjaring karena memang tak bisa melarikan diri dari kepungan petugas.

Baca Juga:

Hanya saha, Satpol PP tak sekadar menjaring para PSK itu. Sebab, keempat penyedia layanan untuk pria hidung belang itu langsung menjalani pemeriksaan HIV oleh petugas dari Puskesmas Kajen dan Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Pekalongan.

"Dari pihak puskesmas langsung mengambil sampel darah untuk mengetahui apakah mengidap penyakit HIV atau tidak," ujar dia.

Baca Juga:

Selanjutnya, keempat PSK yang terjaring razia lantas dibawa ke Panti Rehabilitasi Sosial di Solo untuk dibina. Siswanto menuturkan, Pemkab Pekalongan sudah berkoordinasi dengan pengelola panti rehabsos Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah.

"Ini merupakan yang pertama kalinya kita kirim di tahun 2017. Sebelumnya, di tahun 2016 dan 2015 kita juga selalu mengirim PSK yang berhasil kita tangkap dalam razia ke panti rehabsos di Solo," jelasnya.

Siswanto mengharapkan upaya itu mampu menimbulkan efek jera. Dengan demikian para PSK tak beroperasi lagi dan mencari penghidupan yang halal tanpa harus menjual diri.seperti di lansir pojoksatu,id

"Jika nanti memang ada lagi laporan, kami akan segera melakukan tindakan sama terhadap para pelaku prostitusi," tandasnya.


SHARE:
beritaTerkait
Inhil Dorong Hilirisasi Kelapa, Penguatan Perkebunan Rakyat Jadi Perhatian
Diduga Bangkai Paus Sepanjang 8 Meter Ditemukan Terdampar di Tepian Pantai Bakau Mandah
Evaluasi Pemerintah Digital 2026, Kepala Diskominfops Inhil Dorong Penguatan SDM
Tabligh Akbar bersama UAS di Kapolres Rokan Hilir
Bupati Inhil Lepas 70 orang Kontingen Untuk Berkompetisi Diajang Porsenijar Tingkat Propinsi
Bupati Inhil Sambut Kunjungan Kerja Kajati Riau, Sinergi Antarlembaga Diperkuat
komentar
beritaTerbaru