Rabu, 17 Juni 2026 WIB

Cabai China Beredar di Wilayah Jatim, Layak Konsumsi?

- Rabu, 22 Februari 2017 21:08 WIB
203 view
Cabai China Beredar di Wilayah Jatim, Layak Konsumsi?
SURABAYA - Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Jatim) akan bekerja sama dengan Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) di Surabaya, untuk menguji cabai rawit merah kering impor yang sudah beredar di pasaran.

"Upaya yang kita lakukan sekarang ini akan mengidentifikasi dan melakukan pengawasan terhadap supplier atau pemasok cabai rawit merah kering impor," kata Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf, Rabu (22/2/2017).

Wagub yang akrab disapa Gus Ipul ini mengatakan, dari informasi yang diterimanya, cabai rawit merah impor dari China dan India sudah beredar di paar tradisional seperti di daerah Tulungagung, Trenggalek, Sidoarjo dan beberapa daerah lainnya di Jatim.

Meski cabai impor tersebut kabarnya sudah mendapatkan izin dari negara asalnya, namun Pemprov Jatim bekerjasama dengan BBPOM akan menguji cabai tersebut, apakah mengandung bahan kimia berbahaya dan layak dikonsumsi atau tidak.

"Secara umum impor sesuai ketentuan, artinya sudah diuji kepatutan oleh negara asalnya. Tapi kita kan nggak tahu, apakah layak dikonsumsi atau tidak. Makanya kita bekerja sama dengan BBPOM untuk menguji," jelasnya.

Wagub menegaskan, jika ada yang menyalahi impor cabai rawit merah kering yang menyalahi aturan akan ditindak tegas.

"Apalagi mengandung bahan kimia yang berbahaya," jelasnya.


Sumber : detik.com 

SHARE:
beritaTerkait
Bhabinkamtibmas Desa Belaras Koordinasi Pendataan Lahan Jagung untuk Dukung Swasembada Pangan
Disdik Inhil Pastikan SPMB 2026 Berjalan Transparan dan Gratis, Pendaftaran Tetap Dibantu Sekolah Jika Terkendala Sistem
SPMB 2026 di Inhil Gunakan Sistem Elektronik, Disdik Jamin Transparan dan Tanpa Pungutan
Aksi Heroik Anggota Polsek Kota, Berhasil Amankan Dua Orang Terduga Begal !
Gema Muharam Herman Berharap Acara Keagamaan untuk Meningkatkan Nilai Spritual Masyarakat
Pemkab Inhil Besinergi Dengan Tim Penggerak PKK Dalam Mengelola Makanan Sehat
komentar
beritaTerbaru