Rabu, 23 September 2026 WIB

Cabai China Beredar di Wilayah Jatim, Layak Konsumsi?

- Rabu, 22 Februari 2017 21:08 WIB
208 view
Cabai China Beredar di Wilayah Jatim, Layak Konsumsi?
SURABAYA - Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Jatim) akan bekerja sama dengan Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) di Surabaya, untuk menguji cabai rawit merah kering impor yang sudah beredar di pasaran.

"Upaya yang kita lakukan sekarang ini akan mengidentifikasi dan melakukan pengawasan terhadap supplier atau pemasok cabai rawit merah kering impor," kata Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf, Rabu (22/2/2017).

Wagub yang akrab disapa Gus Ipul ini mengatakan, dari informasi yang diterimanya, cabai rawit merah impor dari China dan India sudah beredar di paar tradisional seperti di daerah Tulungagung, Trenggalek, Sidoarjo dan beberapa daerah lainnya di Jatim.

Meski cabai impor tersebut kabarnya sudah mendapatkan izin dari negara asalnya, namun Pemprov Jatim bekerjasama dengan BBPOM akan menguji cabai tersebut, apakah mengandung bahan kimia berbahaya dan layak dikonsumsi atau tidak.

"Secara umum impor sesuai ketentuan, artinya sudah diuji kepatutan oleh negara asalnya. Tapi kita kan nggak tahu, apakah layak dikonsumsi atau tidak. Makanya kita bekerja sama dengan BBPOM untuk menguji," jelasnya.

Wagub menegaskan, jika ada yang menyalahi impor cabai rawit merah kering yang menyalahi aturan akan ditindak tegas.

"Apalagi mengandung bahan kimia yang berbahaya," jelasnya.


Sumber : detik.com 

SHARE:
beritaTerkait
Evaluasi Pemerintah Digital 2026, Kepala Diskominfops Inhil Dorong Penguatan SDM
Tabligh Akbar bersama UAS di Kapolres Rokan Hilir
Bupati Inhil Lepas 70 orang Kontingen Untuk Berkompetisi Diajang Porsenijar Tingkat Propinsi
Bupati Inhil Sambut Kunjungan Kerja Kajati Riau, Sinergi Antarlembaga Diperkuat
Rekonstruksi Jalan Sanglar–Kotabaru Terus Dikebut, Material Mulai Dimobilisasi
Polres Indragiri Hilir Raih Penghargaan Kapolri Kategori Pelayanan Prima
komentar
beritaTerbaru