Rabu, 17 Juni 2026 WIB

Cerita Jokowi Melihat Langsung Tubuh Anak-anak yang Hancur Akibat Teror Bom

- Jumat, 18 Mei 2018 19:04 WIB
333 view
Cerita Jokowi Melihat Langsung Tubuh Anak-anak yang Hancur Akibat Teror Bom
Kompas.com
Bom meledak di Polrestabes Surabaya, Jawa Timur, Senin (14/5/2018) pagi.

Jakarta, Pesisirnews.com - Presiden Joko Widodo menceritakan pengalamannya saat meninjau langsung Surabaya pasca teror bom di tiga gereja kota pahlawan itu beberapa waktu lalu.

Cerita itu ia sampaikan saat buka puasa bersama dengan para menteri, kepala lembaga negara, pengusaha, tokoh agama, dan para pengusaha, di Istana Negara, Jakarta, Jumat (18/5/2018).

Cerita Jokowi kali ini difokuskan pada anak-anak yang digunakan oleh orang tuanya untuk membantu melakukan bom bunuh diri.

Baca Juga:

"Saya melihat sendiri bagaimana hancurnya tubuh dua orang anak pelaku bom, tapi menurut saya ini adalah korban juga," kata Jokowi.

"Yang bernama Pamela dan Fadilah, umur masih 12 tahun dan 9 tahun, hancur semua tubuhnya," tambah Kepala Negara.

Baca Juga:

Jokowi secara khusus menyoroti anak-anak yang digunakan oleh pelaku teror bom.

Seharusnya, kata dia, anak-anak masih dalam kondisi senang bermain-main di halaman rumah.

Anak-anak usia itu juga harusnya masih dalam posisi senang-senang di sekolah, berkumpul dengan keluarga dan teman.

"Yang ingin saya garisbawahi adalah betapa kejam dan kejinya ideologi terorisme yang sudah membawa anak-anak dalam kancah aksi-aksi mereka," kata Jokowi.

Oleh karena itu, lanjut Jokowi, pemerintah dan DPR kini berupaya sekuat tenaga agar revisi Undang-Undang Antiterorisme bisa segera diselesaikan.

UU itu nantinya akan membuat penegak hukum lebih mudah dalam melakukan pencegahan atau pun penindakan terhadap terorisme.

Selain itu, kata Jokowi, pemerintah juga akan menghidupkan lagi Komando Operasi Khusus Gabungan (Koopssusgab) TNI untuk membantu Polri melawan terorisme.

Koopsusgab merupakan gabungan personel TNI dari seluruh satuan elite yang ada di TNI, baik matra darat, laut, maupun udara.


Sumber Kompas.comĀ 

SHARE:
beritaTerkait
Bhabinkamtibmas Desa Belaras Koordinasi Pendataan Lahan Jagung untuk Dukung Swasembada Pangan
Disdik Inhil Pastikan SPMB 2026 Berjalan Transparan dan Gratis, Pendaftaran Tetap Dibantu Sekolah Jika Terkendala Sistem
SPMB 2026 di Inhil Gunakan Sistem Elektronik, Disdik Jamin Transparan dan Tanpa Pungutan
Aksi Heroik Anggota Polsek Kota, Berhasil Amankan Dua Orang Terduga Begal !
Gema Muharam Herman Berharap Acara Keagamaan untuk Meningkatkan Nilai Spritual Masyarakat
Pemkab Inhil Besinergi Dengan Tim Penggerak PKK Dalam Mengelola Makanan Sehat
komentar
beritaTerbaru