Jumat, 25 September 2026 WIB

Pemicu Bom Bunuh Diri, Mabes Polri: Saya Sudah Tahu, tapi Tidak Akan Disampaikan

Haikal - Minggu, 13 Mei 2018 17:58 WIB
294 view
Pemicu Bom Bunuh Diri, Mabes Polri: Saya Sudah Tahu, tapi Tidak Akan Disampaikan

JAKARTA – Sel-sel teroris jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) yang sebelumnya tidur kini tengah bangkit.

Namun, pemicunya masih belum jelas dan terus diselidiki oleh aparat kepolisian.

Hal itu dikatakan Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Pol Setyo Wasisto usai munculnya rangkaian aksi teror hingga bom di sejumlah wilayah.

Baca Juga:

"Sekarang teman-teman dari petugas antiteror sedang lalukan pengejaran terus karena diindikiasikan sel-sel tidur teroris sudah mulai bangkit," ujarnya di Kompleks Mabes Polri, Jakarta, Minggu (13/5).

Setyo juga menjelaskan, pihaknya masih mendalami pemicu bangkitnya pergerakan sel-sel tersebut.
Dia belum bisa memastikan apakah ini karena dipicu oleh peristiwa rusuhnya para napi teroris di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, kemarin. Akan tetapi ini diduga terjadi karena momentum jelang Ramadan dan lebaran.

Baca Juga:

"Ini sedang dalam pendalaman. Saya sudah tahu, tapi saya tidak sampaikan dulu karena ini akan ganggu operasi berikutnya. Saya mohon maaf," kata Setyo.


Lebih lanjut dia menerangkan, target mereka adalah kantor polisi dan petugas Kepolisian.
Kapolri Jenderal Tito Karnavian pun sudah memerintahkan agar jajarannya pun untuk waspada.

"Seluruh petugas diminta untuk waspada. Selain waspada anggota Polri, kita lebih tingkatkan lagi keamanan kepada masyarakat," kata dia.

Kendati demikian, Setyo mengimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang dan menjalani aktivitas seperti biasa.

"Tapi tetap waspada dan hati-hati. Artinya kalau ada yang mencurigakan segera lapor kepada petugas," pungkasnya.


Sekadar informasi, Densus 88 Antiteror menangkap enam orang terduga teroris hari ini.

Empat ditangkap dan tewas ditembak di Cianjur, satu diamankan di Sukabumi, dan satu lagi di Cikarang, Bekasi.

Mereka semua bagian dari JAD Jabodetabek dan Jawa Barat pimpinan K dan DS, narapidana teroris di Nusakambangan. Keenam teroris tersebut berencana menyerang Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok.

(pojoksatu)

SHARE:
beritaTerkait
Inhil Dorong Hilirisasi Kelapa, Penguatan Perkebunan Rakyat Jadi Perhatian
Diduga Bangkai Paus Sepanjang 8 Meter Ditemukan Terdampar di Tepian Pantai Bakau Mandah
Evaluasi Pemerintah Digital 2026, Kepala Diskominfops Inhil Dorong Penguatan SDM
Tabligh Akbar bersama UAS di Kapolres Rokan Hilir
Bupati Inhil Lepas 70 orang Kontingen Untuk Berkompetisi Diajang Porsenijar Tingkat Propinsi
Bupati Inhil Sambut Kunjungan Kerja Kajati Riau, Sinergi Antarlembaga Diperkuat
komentar
beritaTerbaru