Selasa, 04 Agustus 2026 WIB

Puisinya Dianggap Nistakan Islam, Sukmawati Dilaporkan ke Bareskrim Polri Kamis Pekan Ini

- Selasa, 03 April 2018 11:03 WIB
384 view
Puisinya Dianggap Nistakan Islam, Sukmawati Dilaporkan ke Bareskrim Polri Kamis Pekan Ini
Pojoksatu.id

Jakarta, Pesisirnews.com - Puisi Sukmawati yang dianggap melecehkan Islam berunjuk pada pelaporan pidana oleh kelompok Forum Umat Islam Bersatu (FUIB).

FUIB berencana akan melaporkan Sukmawati ke Bareskrim Mabes Polri terkait adanya pelanggaran dalam puisi yang dibacakan Sukmawati.

"Iya karena itu kan kami menilai adanya pelanggaran mengandung SARA," ujar Ketua Umum FUIB Rahmat Himran ketika dikonfirmasi, Selasa (3/4/2018).

Baca Juga:

Pihaknya, menurut Rahmat, akan melaporkan Sukmawati dengan atas dasar pelanggaran KUHP Pasal 156 soal Penistaan Agama.

Selain itu Sukma juga akan dilaporkan karena diduga melanggar UU ITE Pasal 28 Ayat 2 terkait penyebaran ujaran kebencian.

Baca Juga:

Rencananya FUIB akan melaporkan Sukma pada Kamis (5/4/2018) mendatang. FUIB sendiri menurutnya menaungi sejumlah ormas Islam yang resah atas puisi tersebut.

"Kalau ada ormas lain yang ingin melapor (lagi) silakan saja," kata dia.

Seperti diketahui Putri Bung Karno, Sukmawati Soekarnoputri sontak membuat heboh dengan puisinya yang dinilai melecehkan Islam.

Puisi yang dibacakan saat acara Indonesian Fashion Week 2018 itu memang banyak menyinggung konsep-konsep ajaran Islam kemudian dibandingkan dengan budaya Indonesia khas Nusantara.

Sukmawati sudah memberi penjelasan terkait puisinya itu bahwa tidak ada tendensi menyinggung ajaran Islam.

"Itu suatu realita, ini tentang Indonesia. Saya ga ada SARA-nya. Di dalam puisi itu," ujar Sukma, Senin (2/4/2018).

Sementara reaksi berdatangan dari berbagai kalangan terutama umat Islam yang merasa tersinggung dengan isi puisi Sukma itu.

Berikut isi lengkap Puisi Sukmawati Soekarnoputri.

Ibu Indonesia

Aku tak tahu Syariat Islam
Yang kutahu sari konde ibu Indonesia sangatlah indah
Lebih cantik dari cadar dirimu
Gerai tekukan rambutnya suci
Sesuci kain pembungkus ujudmu
Rasa ciptanya sangatlah beraneka
Menyatu dengan kodrat alam sekitar
Jari jemarinya berbau getah hutan
Peluh tersentuh angin laut

Lihatlah ibu Indonesia
Saat penglihatanmu semakin asing
Supaya kau dapat mengingat 
Kecantikan asli dari bangsamu
Jika kau ingin menjadi cantik, sehat, berbudi, dan kreatif
Selamat datang di duniaku, bumi Ibu Indonesia

Aku tak tahu syariat Islam
Yang kutahu suara kidung Ibu Indonesia, sangatlah elok
Lebih merdu dari alunan azan mu
Gemulai gerak tarinya adalah ibadah
Semurni irama puja kepada Illahi
Nafas doanya berpadu cipta
Helai demi helai benang tertenun
Lelehan demi lelehan damar mengalun
Canting menggores ayat ayat alam surgawi

Pandanglah Ibu Indonesia
Saat pandanganmu semakin pudar
Supaya kau dapat mengetahui kemolekan sejati dari bangsamu
Sudah sejak dahulu kala riwayat bangsa beradab ini cinta dan hormat kepada ibu Indonesia dan kaumnya.


Sumber Pojoksatu.id 

SHARE:
beritaTerkait
Serangan Monyet Belum Mereda, PW IWO Riau Dorong Pemerintah Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak
Ketua Forum KKS Penilaian Kab/Kota Yang Sehat Selama 2 Tahun Sekali
Kaban Kesbangpol Inhil Zailani,S.Sos Hadiri Pembukaan Pusdiklat 36 Calon Paskibraka Riau 2026
Kesbangpol Inhil Antar Rinawal Zuqni Izzan Ikuti Pusdiklat Paskibraka Provinsi Riau 2026
Semangat HUT ke-81 RI, PT PLN Nusantara Power UP Tenayan dan PT Riau Pangan Bertuah Jajaki Kolaborasi Pemanfaatan Limbah FABA untuk Dukung Swasembada
Semarak HUT ke-81 RI, PLN Nusantara Power UP Tenayan Gelar Program Derma Nusantara sebagai Wujud Syukur dan Kepedulian Sosial
komentar
beritaTerbaru