Rabu, 17 Juni 2026 WIB

Heboh Yerusalem Ibu Kota Israel di Buku IPS Kelas VI SD

- Selasa, 12 Desember 2017 20:40 WIB
284 view
Heboh Yerusalem Ibu Kota Israel di Buku IPS Kelas VI SD

Jakarta, Pesisirnews.com - Belum reda sikap kontroversial Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel, pembahasan isu tersebut kembali menghangat lagi.

Pemicunya, cuitan salah seorang warga internet yang mengabarkan bahwa salah satu penerbit mencantumkan ibu kota Israel adalah Yerusalem.

Dalam foto yang disebar, penyebutan Yerusalem menjadi ibu kota Israel saat membahas negara-negara Asia.

Baca Juga:

Jauh sebelum Trump mengakui Yerusalem pada 6 Desember 2017 yang menggelar konferensi pers di Gedung Putih, Amerika Serikat.

Heboh Yerusalem Ibu Kota Israel di Buku IPS Kelas VI SD. Screenshot JPNN.com

Baca Juga:

Warganet yang menyampaikan kabar tersebut adalah JIL ITU SESAT dengan akun @Gussumbogo pada 11 Desember 2017.

"Systematis....!!

Mohon diselidiki, Buku IPS Kelas 6 SD yang diterbitkan oleh Yudistira. Disitu tertulis Ibu Kota Israel adalah Jerussalem, Palestina ada tertulis tapi ga ada ibukota-nya," cuit @Gussumbogo.

Cuitan ini langsung mendapat respons dari penghuni twitter. Sudah ada 506 retweets 216 likes sejak diunggah.

Inspektorat Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI juga menanggapi kicauan @Gussumbogo.

Melalui akun resminya, Itjen Kemdikbud akan menyampaikan informasi tersebut ke Pusat Kurikulum dan Perbukuan.

"Terima kasih atas informasinya mas, kami bantu sampaikan ke Pusat Kurikulum dan Perbukuan @litbangdikbud. Salam :)," cuitnya.

— Itjen Kemendikbud (@Itjen_Kemdikbud) December 11, 2017

Atas kejadian yang kini menjadi sorotan warga internet (warganet), Yudhistira selaku penerbit meminta maaf.

"Kami meminta maaf atas kejadian ini," kata Didi Hidayat kepada JPNN.com melalui sambungan telepon, Selasa (12/12).

Didi mengatakan, kejadian itu di luar dari kewenangannya. Dia mengaku bahwa kekeliruan itu terjadi lantaran ada kesalahan dalam mengambil referensi.

"Referensi kita salah," katanya.

Pihak Yudhistira akan bertanggung jawab atas beredarnya buku yang dianggap salah referensi.

"Kami akan koordinasikan segera kepada guru-guru. Bisa melakukan revisi atau kemudian meralat," katanya.

Yerusalem menjadi ramai dibahas setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengakuinya sebagai ibu kota Israel.

Perbincangan isu tersebut kembali menghangat lagi setelah ditemukan bahwa di diktat IPS Kelas VI SD sudah disebutkan Yerusalem adalah ibu kota Israel.

Pemicunya, cuitan salah seorang warga internet. Dalam foto yang disebar, penyebutan Yerusalem menjadi ibu kota Israel saat membahas negara-negara Asia.

Jauh sebelum Trump mengakui Yerusalem pada 6 Desember 2017 yang menggelar konferensi pers di Gedung Putih, Amerika Serikat.

Sumber jpnn.com 

SHARE:
beritaTerkait
Bhabinkamtibmas Desa Belaras Koordinasi Pendataan Lahan Jagung untuk Dukung Swasembada Pangan
Disdik Inhil Pastikan SPMB 2026 Berjalan Transparan dan Gratis, Pendaftaran Tetap Dibantu Sekolah Jika Terkendala Sistem
SPMB 2026 di Inhil Gunakan Sistem Elektronik, Disdik Jamin Transparan dan Tanpa Pungutan
Aksi Heroik Anggota Polsek Kota, Berhasil Amankan Dua Orang Terduga Begal !
Gema Muharam Herman Berharap Acara Keagamaan untuk Meningkatkan Nilai Spritual Masyarakat
Pemkab Inhil Besinergi Dengan Tim Penggerak PKK Dalam Mengelola Makanan Sehat
komentar
beritaTerbaru