Rabu, 05 Agustus 2026 WIB

Ini Alasan Elektabilitas Ahok Tinggi di Survei Capres 2019

- Rabu, 06 Desember 2017 11:55 WIB
464 view
Ini Alasan Elektabilitas Ahok Tinggi di Survei Capres 2019

Jakarta, Pesisirnews.com - Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, yang sedang menjalani hukuman 2 tahun bui karena perkara penodaan agama, menempati posisi nomor empat dalam survei elektabilitas tokoh menjelang Pemilihan Presiden 2019 buatan Indo Barometer.

Ahok mendapat 3,3 persen dari total 1.200 responden di 34 provinsi dalam survei yang dilakukan 15-23 November 2017 tersebut. Sedangkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, yang mengalahkan Ahok secara mengejutkan pada Pilkada 2017, hanya selisih 0,3 persen dari Ahok dengan perolehan 3,6 persen.

Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo berada di bawah Ahok, sedangkan posisi puncak diduduki Presiden Joko Widodo dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

Baca Juga:

Mengapa elektabilitas mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut masih tinggi?

"Pak BTP alias Ahok dikenal anti korupsi, bersih, dan transparan," kata Jack Lapian kepada Tempo pada Senin, 4 Desember 2017.

Baca Juga:

Jack adalah pendukung fanatik Ahok pada Pilkada DKI Jakarta 2017 sekaligus pendiri BTP (Basuki Tjahaja Purnama) Network atau jaringan pendukung Ahok. Jack Lapian pula yang melaporkan Ahmad Dhani ke polisi dengan dugaan ujaran kebencian via media sosial Twitter.

Menurut dia, hasil survei Indo Barometer itu menunjukkan bahwa Ahok masih berada dalam top of mind publik secara nasional. Itu sebabnya, nama Ahok disebut oleh responden dalam jajak pendapat tersebut padahal Ahok masih berstatus narapidana.

Jack menuturkan, kampanye SARA ternyata tak meracuni mayoritas mastarakat Indonesia. Hasil survei Indo Barometer, dia melanjutkan, juga menyiratkan bahwa masyarakat sudah jenuh disuguhi konflik berlandaskan kebencian suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA).

Jack Lapian lantas mengutip pidato Presiden Jokowi di Istana pada 4 November 2016 ketika sedang marak demonstrasi yang menuntut Ahok diadili karena penodaan agama.  "Agama telah ditunggangi oleh aktor-aktor politik," ujarnya menulangi ucapan Jokowi.

Menurut Jack, dari hasil survei Indo Barometer dapat dilihat bahwa masyarakat bisa menilai Ahok dengan hati nurani dan mengabaikan serangan soal SARA. "Intinya dari hasil survei ini tampak Pancasila dan keberagaman agama. Ini sangat baik untuk keutuhan NKRI."

Sumber tempo.co

SHARE:
beritaTerkait
Wakil Ketua I DPRD Inhil Hadiri Sosialisasi Pembangunan Pasar Desa Sungai Gantang
Bupati Inhil Herman dan Ketua TP PKK Katerina Susanti Herman lantik pejabat desa di Keritang
Wabup Inhil Hadiri Rilis Inflasi Daerah Juli 2026
Bupati Herman Pastikan 87 Pedagang Pasar Sungai Gantang Dapat Tempat Layak, Pembangunan Dimulai 2027
Monyet Liar Resahkan Warga Parit 13 Tembilahan, Tim Gabungan TNI-Polri dan Pemkab Inhil Bergerak Cepat
Serangan Monyet Belum Mereda, PW IWO Riau Dorong Pemerintah Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak
komentar
beritaTerbaru