Rabu, 22 Juli 2026 WIB

Ini pihak yang larang Jenderal Gatot Nurmantyo berangkat ke AS

- Senin, 23 Oktober 2017 20:21 WIB
779 view
Ini pihak yang larang Jenderal Gatot Nurmantyo berangkat ke AS
Pesisirnews.com - Mabes TNI mengungkap pihak yang melarang Jenderal Gatot Nurmantyo terbang ke Amerika Serikat adalah US Custom and Border Protection. Padahal Jenderal Gatot sudah memiliki visa dan undangan resmi dari Panglima Tertinggi AS Jenderal Joseph Dunford Jr.

"Pada Sabtu 21 Oktober 2017, Panglima TNI siap berangkat menggunakan maskapai penerbangan Emirates, namun beberapa saat sebelum keberangkatan ada pemberitahuan dari maskapai penerbangan bahwa Panglima TNI beserta delegasi tidak boleh memasuki wilayah AS oleh US Custom and Border Protection," tutur Kapuspen TNI Mayjen TNI Wuryanto saat jumpa pers, Minggu (23/10).

Seharusnya Panglima TNI bersama para panglima lain menghadiri acara Chiefs of Defense Conference on Countering Violent Extremist Organization (VEOs) yang akan dilaksanakan tanggal 23 s.d. 24 Oktober 2017 di Washington DC.

Mengenai kabar pihak AS sudah mengizinkan Panglima TNI terbang ke AS, Mabes TNI menegaskan prosesnya tak sesederhana itu. Sebab Panglima berangkat secara resmi sebagai utusan Presiden RI dan harus mendapatkan izin presiden.

"Walaupun sekarang sudah boleh, tentu harus ada kejelasan mengapa bisa terjadi pelarangan. Ini harus jelas. Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo beserta isteri dan delegasi memutuskan tidak akan menghadiri undangan Pangab Amerika Serikat sampai ada penjelesan resmi dari pihak Amerika," tegas Kapuspen TNI.

US Custom and Border Protection adalah lembaga di AS yang memiliki kewenangan khusus untuk menjaga perbatasan AS baik di darat, laut dan udara. Mereka memiliki hak untuk mendeportasi atau melarang seseorang masuk ke wilayah AS. Di era Trump, lembaga ini makin ketat menjalankan fungsinya dengan dalih menghentikan imigran dan terorisme masuk ke AS.

Sumber Merdeka.comĀ 

SHARE:
beritaTerkait
Polres Inhil Evakuasi Penemuan Jenazah di Sungai Kubur, Hasil Pemeriksaan Tidak Ditemukan Tanda Kekerasan
Polres Inhil Ungkap Kasus Peredaran Sabu 13,42 Gram di Kecamatan Kempas
Sambut HAN 2026, Pesan Menteri Imipas Agus dan KSP Dudung ke Anak Binaan "Masa Depan Kalian Masih Cerah".
Green Policing dan Sosialisasi Bahaya Narkoba Digelar di SMPN 02 Tembilahan
Persiapan Peringatan Hari Anak Nasional 2026 Mulai Dibahas
Grand Final Joged Mande Jadi Puncak Peringatan Hari Anak Nasional di Inhil
komentar
beritaTerbaru