Rabu, 22 Juli 2026 WIB

Inspiratif, Dulu Loper Koran, Sekarang Jadi Kapolres

- Kamis, 05 Oktober 2017 01:58 WIB
400 view
Inspiratif, Dulu Loper Koran, Sekarang Jadi Kapolres
AKBP Sumaryono saat berinteraksi dengan siswa SMAN 1 Pare. (RIZAL ARI ANDANI - RadarKediri/pojoksatu)
 pesisirnews.com,Antusiasme terhadap pelaksanaan kelas inspirasi juga ditunjukkan siswa siswi SMAN 1 Pare. Tidak tanggung-tanggung, mereka mendapatkan pengalaman berharga dari orang nomor satu di Polres Kediri, yakni kapolres AKBP Sumaryono.

Di hadapan para peserta Sumaryono menjelaskan bahwa dirinya bukanlah berasal dari keluarga yang kaya. Meski demikian, dia merasa bangga kepada kedua orang tuanya. "Bapak saya dulu pekerjaannya sopir," tutur pria asal Surabaya tersebut.

Apalagi, keluarganya juga termasuk kategori keluarga besar. Bungsu dari delapan bersaudara tersebut mengaku bahwa kehidupan masa kecil dan remajanya cukup keras.

Lantaran bukan anak orang kaya, Sumaryono berusaha keras untuk tidak selalu menggantungkan pada orang tua. "Waktu masih duduk di bangku SMP dan SMA, saya ngloper koran," akunya terus terang.

Baca Juga:

Justru dari kerasnya jalan hidup yang dilalui membuat Sumaryono memetik pelajaran berarti. Dan itu menjadi awal dirinya meraih kesuksesan hingga menjadi kapolres seperti sekarang. "Tidak mudah putus asa dan selalu bersungguh-sungguh dalam belajar merupakan salah satu bagian meraih kesuksesan," ungkap perwira dengan dua melati di pundak ini.

Masuknya kapolres menjadi guru juga menjadi perhatian tersendiri bagi keluarga besar SMAN 1 Pare. Menurut Kepala SMAN 1 Pare Roziq, seorang pejabat seperti kapolres merupakan publik figure. Dengan demikian, tak heran jika siswa mengidolakannya. "Tokoh idola itu tidak melulu artis, di Kediri juga banyak tokoh yang bisa diidolakan. Apalagi mereka seorang pemimpin, tentu sangat menginspirasi," ujar Roziq.

Baca Juga:

Roziq berharap apa yang disampaikan oleh kapolres akan menginspirasi siswanya. "Tokoh-tokoh yang sukses menginspirasi aanak-anak mengejar cita-citanya. Mudah-mudahan anak-anak SMAN 1 Pare menjadi anak yang sukses," ungkap Roziq.

Roziq juga mengaku senang karena tahun ini banyak alumni SMAN 1 Pare yang diterima di perguruan tinggi negeri. "Ada 160 an anak, ini terbanyak se Kabupaten Kediri," ungkapnya, sembari berharap kegiatan semacam ini ke depan bisa berlanjut.

(rk/rzl/die/JPG/pojoksatu)

SHARE:
beritaTerkait
Polres Inhil Evakuasi Penemuan Jenazah di Sungai Kubur, Hasil Pemeriksaan Tidak Ditemukan Tanda Kekerasan
Polres Inhil Ungkap Kasus Peredaran Sabu 13,42 Gram di Kecamatan Kempas
Sambut HAN 2026, Pesan Menteri Imipas Agus dan KSP Dudung ke Anak Binaan "Masa Depan Kalian Masih Cerah".
Green Policing dan Sosialisasi Bahaya Narkoba Digelar di SMPN 02 Tembilahan
Persiapan Peringatan Hari Anak Nasional 2026 Mulai Dibahas
Grand Final Joged Mande Jadi Puncak Peringatan Hari Anak Nasional di Inhil
komentar
beritaTerbaru