Minggu, 02 Agustus 2026 WIB

Akibat Puisi Fadli Zon, Ribuan Santri Bogor Pindah Haluan Dukung Jokowi-Maaruf

- Sabtu, 16 Februari 2019 13:11 WIB
873 view
Akibat Puisi Fadli Zon, Ribuan Santri Bogor Pindah Haluan Dukung Jokowi-Maaruf

Pesisirnews.com - Puisi "Doa yang Ditukar" karya Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon masih menjadi perhatian.

Dilansir dari tribunnews.com, teruntuk ribuan santri yang ada di Kabupaten Bogor. Mereka memilih pindah haluan dari kubu penantang ke kubu petahana.

Menurut mereka, puisi tersebut mengandung hinaan kepada Pengasuh Pondok Pesantren Al Anwar, Rembang, Jawa Tengah, KH Maimun Zubair atau karib disapa Mbah Moen.

Baca Juga:

Setidaknya, sebanyak 5.000 santri se-Kabupaten Bogor berkumpul di Lapangan Tegar Beriman Bogor, pada Jum'at (15/2).

Mereka melakukan Aksi Bela Mbah Moen sekaligus mencurahkan rasa kecewanya terhadap sikap Fadli Zon yang dianggap menyudutkan Kyai asal Rembang itu lewat isi puisinya.

Baca Juga:

"Kami sebagai santri merasa kecewa dan sakit hati ketika Mbah Moen disudutkan. Padahal para santri banyak pendukung pak Prabowo. Tapi karena puisi penghinaan itu kami pindah haluan," ujar Koordinator Aliansi Santri Bela Kiai (ASBAK), Rahmatullah dalam keterangan tertulisnya, Jumat (15/2/2019).

Salah satu tokoh santri dari Bojong Koneng, Babakan Madang, Reza, mengimbau kepada para santri di Kabupaten Bogor agar memberikan sanksi kepada mereka yang menyudutkan ulama dengan sanksi sosial.

"Orang yang menistakan Kyai, kalau dia caleg, jangan dipilih. Kalau dia punya jagoan capres, jangan dipilih. Daripada kami memilih capres yang tidak peduli dengan santri, lebih baik kami memilih capres yang sudah jelas memberikan Hari Santri Nasional," pungkas Reza.

Sebelumnya, Fadli Zon menampik bahwa isi puisinya ditujukan kepada KH Maimun Zubair atau Mbah Moen. Fadli mengatakan puisi tersebut dimaksudkan untuk menyindir makelar doa yang mengubah doa dari Mbah Moen.

"Saya menulis itu tak ada sedikit pun maksud untuk menyindir Kyai, tapi untuk sang makelar doa yang mengubah doa," kata Fadli, Kamis (7/2/2019).

SHARE:
Tags
beritaTerkait
Sambut HAN 2026, Pesan Menteri Imipas Agus dan KSP Dudung ke Anak Binaan "Masa Depan Kalian Masih Cerah".
Persiapan Peringatan Hari Anak Nasional 2026 Mulai Dibahas
Grand Final Joged Mande Jadi Puncak Peringatan Hari Anak Nasional di Inhil
Bunda Paud Inhil Katerina Susanti Buka Lomba Kolase Pada Hari Anak Nasional 2026
Bupati Inhil Harap Porsigal Perkuat Persaudaraan dan Sinergikan Potensi Daerah
UMKM Inhil Unjuk Gigi di Puncak HUT Dekranas ke-46, Produk Kriya, Wastra, dan Kuliner Tampil di Tingkat Nasional
komentar
beritaTerbaru