Rabu, 28 Oktober 2026 WIB

Kecam Kekerasan Rohingya, DPR Minta Dubes RI di Myanmar Dipulangkan

- Sabtu, 02 September 2017 22:33 WIB
451 view
Kecam Kekerasan Rohingya, DPR Minta Dubes RI di Myanmar Dipulangkan
Detikcom
Pesisirnews.com - Pemerintah Indonesia didesak untuk segera melakukan tindakan tegas dalam menyikapi konflik mengenai etnis Rohingya di Myanmar. Pemerintah diminta untuk segera memanggil Dubes Indonesia yang ada di Myanmar untuk menjelaskan kondisi yang sebenarnya.

"Sebagai langkah responsif, perlu kiranya segera Pemerintah Indonesia memanggil pulang Dubes Indonesia untuk Myanmar. Meminta penjelasan situasi sebenarnya di Myanmar," kata Anggota DPR RI Lukman Edy dalam keterangan tertulis, seperti dilansir dari detikcom, Sabtu (2/9/2017).

Lukman menyebut pemerintah Myanmar telah melakukan pelanggaran HAM berat kepada etnis Rohingya. Dia meminta pemerintah untuk tidak ragu mengusir Dubes Myanmar dari Indonesia.

"Dilanjutkan dengan mengusir pulang Dubes Myanmar untuk Indonesia. Ini sebagai langkah diplomatis awal sebelum berinisiasi melakukan langkah-langkah responsif yang lain," paparnya.

Pemerintah Indonesia, menurut Lukman, diminta untuk menggalang kekuatan dengan negara tetangga demi menekan Myanmar. Pihaknya ingin agar negara-negara lain ikut menekan Myanmar atas tindakannya tersebut.

"(Presiden) segera menggalang simpati Internasional, tingkat ASEAN, OKI (negara Islam), ASIA AFRIKA dan dunia. Dengan menyiapkan usulan draft yang komprehensif berkenaan dengan sanksi terhadap rezim pelanggar kejahatan kemanusiaan," terangnya.

Politikus PKB juga meminta para anggota DPR melakukan pembahasan mengenai masalah ini. Dirinya mengharapkan ada tekanan secara represif kepada dengan mengirimkan pasukan perdamaian dari Indonesia ke Myanmar.

"DPR RI segera melakukan Pembahasan masalah ini, diawali dengan memanggil Dubes Indonesia untuk Myanmar. Dengar pendapat dengan saksi-saksi dari masyarakat. Dan pihak BIN serta intelijen lainnya, untuk mendapat gambaran secara jelas tentang tragedi Rohingya ini," pungkasnya.

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi akan segera menyambangi Myanmar pada Senin (4/9/2017). Kunjungannya tersebut untuk mencari penyelesaian konflik Rohingya.

Saat ini, sekitar 20 ribu warga etnis Rohingya berada di perbatasan Bangladesh. Mereka ditutupi akses untuk menyebrang ke kota tetangga dan dipaksa meninggalkan diri dari Myanmar oleh para junta militer.

Sumber detikcom 

SHARE:
beritaTerkait
Polda Riau Gagalkan Peredaran 34,9 Kg Sabu, Lima Tersangka Ditangkap
Kapolda Riau Ajak Wartawan Perkuat Sinergi, Berantas Narkoba hingga Cegah Konflik Sosial
Wakil Ketua II DPRD Inhil Asmadi SH Hadiri Tabliq Akbar Dalam Rangka Hari Santri 2026
Bupati Herman Serahkan SHM Warga Transmigran, UPT Tiram Jaya Disiapkan Menjadi Dusun Mandiri
Dukung Program Prioritas Kapolri,Polri Bersama Masyarakat,Kapolres Inhil Serahkan Bantuan 3 (Tiga ) Mesin Katinting kepada Nelayan
Wakil Bupati Yuliantini Hadiri Pelepasan Jenazah H. Andi Rusli, Antarkan Hingga ke Pemakaman di Keritang
komentar
beritaTerbaru