Kamis, 29 Oktober 2026 WIB

Mantap, Indonesia Bantu Pembangunan SDM 1.338 Warga Palestina

- Selasa, 15 Desember 2015 10:58 WIB
326 view
Mantap, Indonesia Bantu Pembangunan SDM 1.338 Warga Palestina
cnnindonesia.com
Menteri Luar Negeri Retno L.P. Marsudi
PESISIRNEWS.COM - Menteri Luar Negeri Retno L.P. Marsudi menyatakan bahwa Indonesia telah membantu program pembangunan kapasitas sumber daya manusia (SDM) bagi 1.338 warga Palestina di bawah Kemitraan Strategis Baru Asia-Pasifik (NAASP) selama 2008-2013.

"Di bawah program NAASP untuk pembangunan kapasitas Palestina, Indonesia telah menginisiasi 128 program dan melatih 1.338 warga Palestina," ujar Menteri Retno yang dikutip dari laman antara dalam pembukaan "Konferensi Internasional tentang Jerusalem" di Jakarta, Senin.

Program pembangunan SDM dan kerja sama teknis yang dilakukan Indonesia melingkupi beberapa bidang, yaitu usaha kecil menengah, keuangan dan perpajakan, keuangan mikro, pertanian, pelatihan diplomatik secara reguler, kearsipan, kesehatan, dan energi.

Selanjutnya, pemberdayaan perempuan, demokratisasi dan pemerintahan yang baik, perindustrian, konservasi dan restorasi monumen dan situs, konstruksi, sosial, dan tekstil.

Selain memberikan program pelatihan, Indonesia juga berpartisipasi aktif dalam Konferensi Kerja Sama antara Negara-Negara Asia Timur untuk Pengembangan Palestina (CEAPAD) dengan menjadi tuan rumah pada 2014, dan akan menghadiri pertemuan lanjutan pada 2016 di Jepang.

"Ini merupakan konsistensi sikap Indonesia untuk mendukung rakyat Palestina," tutur Menlu.

Saat menjadi tuan rumah 60 Tahun Konferensi Asia Afrika (KAA), April lalu, Indonesia dan negara peserta konferensi lainnya menghasilkan Deklarasi untuk Palestina.  Dokumen tersebut berisi dukungan terhadap bangsa Palestina untuk memperoleh kemerdekaan sejati.

Dalam forum multilateral, Indonesia termasuk negara yang menyatakan dukungan penuh terhadap Resolusi Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) 67/19 pada 29 November 2012 mengenai masuknya Palestina sebagai negara non-anggota PBB.

Indonesia juga mendukung pengibaran bendera Palestina sebagai negara pengamat di Markas Besar PBB pada 30 September 2015.

"Pengibaran bendera itu bukan hanya simbolis, tetapi langkah penting menuju keanggotaan tetap Palestina di PBB. Itu merupakan pengakuan universal untuk melegitimasi aspirasi nasional rakyat Palestina," tukas Menlu Retno.

LIKE fasnpage pesisirnews.com untuk dapatkan info terbaru lainnya. Silahkan Klik DISINI / DISINI

Sumber ; antara.com

SHARE:
beritaTerkait
Bupati Herman Pimpin Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 di Inhil
Bupati Herman Minta 18 Pejabat yang Dilantik Percepat Program dan Tingkatkan Kinerja
Polres Inhil Ungkap Dua Kasus Sabu dengan Total Barang Bukti Sekitar 5 Kg
Tak Berhenti pada Pengedar Kecil! Polsek Kateman Kembangkan Kasus hingga Ungkap Dugaan 2 Kg Sabu
Bupati Herman Turun Langsung Seleksi Calon Komisaris dan Direktur BUMD PT Kelapa Inhil Gemilang
Polda Riau Musnahkan 100,55 Kg Narkotika, 467 Ribu Jiwa Diperkirakan Terselamatkan
komentar
beritaTerbaru