Kamis, 25 Juni 2026 WIB

Pembantaian Sekolah Peshawar Malala Berduka

- Rabu, 17 Desember 2014 18:20 WIB
307 view
 Pembantaian Sekolah Peshawar  Malala Berduka
Malala Yousafzai ketika menjadi pembicara di Birmingham, Inggris. (Foto: AFP/Oli Scraff)
LONDON, PESISIRNEWS.com -  Peraih Nobel Perdamaian Malala Yousafzai, yang ditembak kepalanya oleh Taliban pada 2012 dan selamat, mengaku sedih melihat dan mendengar orang berdarah dingin tak berperikemanusiaan militan Taliban membunuh anak-anak pada Selasa (16/12) di Pakistan.

Setidaknya 130 orang, sebagian besar dari mereka anak-anak, tewas ketika orang-orang bersenjata menyerbu sebuah sekolah yang dikelola militer di barat laut Kota Peshawar, Pakistan, dalam suatu tindakan yang secara cepat mengundang kecaman global.

"Tindakan berdarah dingin tidak masuk akal dan teror di Peshawar yang membentang di depan kita itu sungguh menghancurkan hati saya. Anak-anak Innocent di sekolah mereka tidak memiliki tempat dalam horor seperti ini," kata Malala dalam sebuah pernyataan. "Saya mengutuk tindakan mengerikan dan pengecut, dan bersatu dengan Pemerintah dan angkatan bersenjata, yang sejauh ini berupaya untuk mengatasi peristiwa mengerikan itu."

Malala (17), yang sekarang tinggal di Inggris, menjadi ikon global setelah ia ditembak Taliban dan hampir tak tertolong nyawanya di negara asalnya, Pakistan pada Oktober 2012. Pengalaman buruk itu tidak menghentikan tekasnya untuk  bersikeras perempuan memiliki hak atas pendidikan.

Tehreek-e-Taliban Pakistan (TTP) mengaku bertanggung jawab atas serangan di Peshawar itu sebagai pembalasan atas serangan besar-besaran militer di kawasan itu, dan memerintahkan menembak siswa yang lebih tua. (AFP)

SHARE:
Tags
beritaTerkait
Demo Mahasiswa Menolak UU KPK Di Propinsi Jawa Timur,Tercatat 13 Kabupaten/Kota Secara Serentak
Wow.. Singapura Bakal Robohkan Patung Singa Merlion di Sentosa Island
Kebakaran Hutan dan Lahan(Karhutla) Tahun Ini Cukup Parah Hampir Mendekati Kejadian Tahun 2015.
Peduli Dampak Polusi Kabut Asap, Wilmar Grup Dirikan Posko Pengobatan Gratis di Rohil
Curi Buah Sawit PT Salim Ivomas Pratama, 2 Remaja di Rohil ini Diamankan Polisi
Wow... Ternyata Ini Fakta Miris Dibalik Murahnya Mainan Buatan China
komentar
beritaTerbaru