Rabu, 28 Oktober 2026 WIB

Pria Selamat Meski Tengkorak Kepala Tertembus Batang Besi, Jadi Kasus Medis Paling Langka di Sejarah

- Sabtu, 24 Maret 2018 17:13 WIB
411 view
Pria Selamat Meski Tengkorak Kepala Tertembus Batang Besi, Jadi Kasus Medis Paling Langka di Sejarah
Tribunwow.com

Pesisirnews.com - Di Amerika Serikat, ada salah satu kasus kesehatan yang cukup mengejutkan banyak orang.

Kasus ini sempat dikategorikan sebagai kondisi medis yang aneh dan cukup mengejutkan.

Nama kasusnya adalah "American Crowbar Case".

Baca Juga:

Namun dari kasus ini, dokter melihat adanya korelasi antara indeks perubahan kepribadian setelah cedera lobus frontal.

Kasus tersebut terjadi pada tahun 1848 di area pembangunan Rutland & Burlington Railroad.

Baca Juga:

Saat itu, terjadi sebuah ledakan yang membuat sebuah batang besi berukuran sekitar satu meter panjang dan berdiameter tiga cm terlempar dan mengenai seorang pekerja bernama Phineas Gage (25).

Akibatnya, batang besi itu menembus pipi dan sampai di tengkorak kepalanya. Dia pun segera dibawa ke rumah sakit.

undefined
Phineas Gage.


Ketika sampai di rumah sakit, Gage dirawat oleh Dr. John Harlow.

Dr. Harlow membersihkan semua luka Gage, termasuk mengeluarkan batang besi yang tersimpan di tengkorak otaknya.

Sayangnya, luka pada kepala Gage menjadi terinfeksi karena Harlow menggunakan jarinya.

Infeksi itu membuat Gage koma dan keluarga sudah pasrah untuk merelakan Gage.

Tapi keajaiban itu datang.

Gage berhasil sadar. Walau ia harus kehilangan satu matanya dan tengkorak kepalanya patah.

Hanya saja, setelah Gage sadar dia menjadi 'berbeda'.

Dilansir dari neurosurgery.org, Gage mengalami perubahan mental yang membuat dirinya menjadi seorang pria yang gelisah dan keras kepala.

Singkatnya, Gage menjadi pria yang "bukan seperti Gage lagi".

Pada tahun 1860, Gage meninggal karena kejang-kejang akibat trauma otaknya.

undefined
Ilustrasi tengkorak Phineas Gage.


Setelah kematiannya, pada tahun 1869, baru Dr, Harlow melaporkan perubahan mental Gage dan membuat para ilmuwan, khususnya di bidang neuropsikologi, ingin melakukan penelitian terhadapnya.

Kuburan Gage pun digali kembali pada tahun 1867 dan membuka pintu baru bagi dunia kesehatan.

Dari penelitian tersebut, para ilmuwan menemukan fakta baru, yaitu area tertentu pada kroteks frontal otak mempunyai peranan yang besar untuk mengatur perilaku dan karakter manusia.

Selain itu, mereka juga menemukan korelasi antara trauma otak dengan perubahan kepribadian seseorang.

 Kini, tengkorak Gage dan tongkat besi yang menjadi bukti penelitian tersimpan rapi di Museum Anatomo Warren di Universitas Harvard. 


Sumber Tribunwow.com 

SHARE:
beritaTerkait
Polda Riau Gagalkan Peredaran 34,9 Kg Sabu, Lima Tersangka Ditangkap
Kapolda Riau Ajak Wartawan Perkuat Sinergi, Berantas Narkoba hingga Cegah Konflik Sosial
Wakil Ketua II DPRD Inhil Asmadi SH Hadiri Tabliq Akbar Dalam Rangka Hari Santri 2026
Bupati Herman Serahkan SHM Warga Transmigran, UPT Tiram Jaya Disiapkan Menjadi Dusun Mandiri
Dukung Program Prioritas Kapolri,Polri Bersama Masyarakat,Kapolres Inhil Serahkan Bantuan 3 (Tiga ) Mesin Katinting kepada Nelayan
Wakil Bupati Yuliantini Hadiri Pelepasan Jenazah H. Andi Rusli, Antarkan Hingga ke Pemakaman di Keritang
komentar
beritaTerbaru