Minggu, 19 April 2026 WIB

Waduh, Seorang Pria Meninggal Usai Terima Tagihan Listrik

- Jumat, 09 Maret 2018 13:47 WIB
226 view
Waduh, Seorang Pria Meninggal Usai Terima Tagihan Listrik
Ilustrasi/Jawapos.com

Pesisirnews.com Seorang pria di Bihar, India meninggal dunia karena serangan jantung setelah menerima tagihan listrik sebesar Rs 2,9 juta selama tiga bulan. Insiden tersebut terjadi di Desa Mirjapur Nayatola, sebuah distrik Bhagalpur pada Rabu lalu.

Sebuah laporan mengatakan, korban, Gaina Lal Sah meninggal saat menerima tagihan listrik di pabrik tepung terigu tempatnya mencari nafkah.

Baca Juga:

Seperti dilansir Gulf News India, Kamis (8/3), beberapa hari yang lalu ia menerima tagihan listrik sebesar Rs. 2,9 juta selama tiga bulan. Seorang anggota keluarganya mengatakan, ia pingsan kemudian meninggal setelah menerima tagihan tersebut.

Anak korban mengatakan, ayahnya jatuh terjungkal kala itu saat melihat seorang petugas memberinya tagihan yang sangat tinggi.

Baca Juga:

Menurut Sah, ayahnya meminta pada petugas untuk melakukan pengecekan terhadap tagihan listriknya namun tidak digubris dan memaksa korban untuk membayar secepatnya atau aliran listriknya akan diputus.

Petugas tersebut melarikan diri dari tempat kejadian setelah mengetahui korban meninggal. Polisi tengah melakukan penyelidikan terhadap kasus tersebut.

Pejabat polisi setempat, Nasim Khan mengatakan, mereka telah mengirim jasad pria tersebut untuk diselidiki. Ia mengatakan, polisi telah mendaftarkan sebuah kasus terhadap pejabat tinggi militer tersebut.

Membengkaknya tagihan listrik sering terjadi di Bihar. Namun, kejadian ini menjadi yang pertama karena mengorbankan nyawa warga desa negara bagian tersebut.


Sumber Jawapos.com 

SHARE:
beritaTerkait
Bangun Generasi Peduli, RA Khalifa Tekankan Pentingnya Empati Anak
Polres Inhil Gelar Tes Urine Seluruh Personil Polsek Pulau Kijang: Bukti Integritas Harga Mati
Polres Inhil Ungkap Kasus Perjudian Togel di Pasar Dayang Suri, Satu Pelaku Diamankan
Polres Inhil Amankan Pengedar Sabu dan Ekstasi di Keritang
Bunda PAUD Inhil Tekankan Peran Posyandu dalam Peningkatan APK PAUD
48,39 Ton Pangan Ilegal Dibakar di Tembilahan, Wabup Inhil: Negara Tak Boleh Kalah dari Penyelundup
komentar
beritaTerbaru