Rabu, 28 Oktober 2026 WIB

Komunis! Tiongkok Larang Anak Sekolah Baca Alquran

- Rabu, 17 Januari 2018 19:51 WIB
283 view
Komunis! Tiongkok Larang Anak Sekolah Baca Alquran

Pesisirnews.com - Otoritas Pendidikan di Tiongkok melarang anak-anak sekolah untuk menghadiri acara keagamaan selama liburan musim dingin. Pihak berwenang Tiongkok menerapkan itu demi meningkatkan kontrol terhadap pendidikan agama.

Murid-murid di Kabupaten Linxia, Provinsi Gansu, tempat bagi banyak anggota etnis minoritas Muslim Hui dilarang memasuki gedung-gedung keagamaan Islam selama liburan. Mereka juga tidak boleh membaca Alquran di kelas atau di gedung-gedung keagamaan. Ini cara Tiongkok melestarikan tradisi komunis.

Pemerintah setempat mengatakan, semua guru dan murid harus memperhatikan peringatan tersebut. Kebijakan Tiongkok yang melarang anak-anak menghadiri acara keagamaan dimaksudkan untuk memperkuat ideologi politik dan propaganda komunis.

Baca Juga:

Sampai saat ini belum ada kepastian akan pemberitahuan tersebut. Sebab seorang pria dari biro pendidikan menutup telepon saat dikonfirmasi dan satu lagi staf wanita menolak memberikan komentar.

Ilmuwan Marxis di Akademi Ilmu Sosial Tiongkok, Xi Wuyi mendukung langkah pemerintah tersebut. "Tindakan itu untuk menjaga agar agama dan pendidikan tetap terpisah, dan harus berpegang teguh pada hukum pendidikan," katanya seperti dilansir SCMP, Rabu, (17/1).

Baca Juga:

Peraturan baru ini dikeluarkan pada bulan Oktober, dan akan mulai berlaku bulan depan. Ini bertujuan untuk meningkatkan pengawasan terhadap pendidikan agama dan memberikan peraturan aktivitas keagamaan.

Hukum Tiongkok secara resmi memberikan kebebasan beragama untuk semua orang. Namun peraturan tentang pendidikan dan perlindungan anak di bawah umur juga mengatakan, agama tidak dapat digunakan untuk menghalangi pendidikan atau untuk memaksa anak untuk percaya.

Ketakutan akan pengaruh Muslim telah berkembang di Tiongkok dalam beberapa tahun terakhir. Sebagian dipicu oleh kekerasan di Xinjiang. Warga Hui juga mendapat sorotan ari beberapa intelektual yang takut dengan pengaruh Islam dalam masyarakat.

Sumber Pojoksatu.id

SHARE:
beritaTerkait
Polda Riau Gagalkan Peredaran 34,9 Kg Sabu, Lima Tersangka Ditangkap
Kapolda Riau Ajak Wartawan Perkuat Sinergi, Berantas Narkoba hingga Cegah Konflik Sosial
Wakil Ketua II DPRD Inhil Asmadi SH Hadiri Tabliq Akbar Dalam Rangka Hari Santri 2026
Bupati Herman Serahkan SHM Warga Transmigran, UPT Tiram Jaya Disiapkan Menjadi Dusun Mandiri
Dukung Program Prioritas Kapolri,Polri Bersama Masyarakat,Kapolres Inhil Serahkan Bantuan 3 (Tiga ) Mesin Katinting kepada Nelayan
Wakil Bupati Yuliantini Hadiri Pelepasan Jenazah H. Andi Rusli, Antarkan Hingga ke Pemakaman di Keritang
komentar
beritaTerbaru