Minggu, 26 Juli 2026 WIB

Gagal Masuk Orbit, Satelit Mata-Mata AS Hancur

- Kamis, 11 Januari 2018 10:42 WIB
300 view
Gagal Masuk Orbit, Satelit Mata-Mata AS Hancur

NEW YORK, PESISIRNEWS.COMĀ - Satelit mata-mata Amerika Serikat yang diluncurkan dari Cape Canaveral, Florida, dilaporkan tidak berhasil memasuki orbit seperti yang ditargetkan sebelumnya.

Lebih disayangkan, satelit tersebut dikatakan telah hancur, seperti dilaporkan dua pejabat AS dalam misi yang dikenal sebagai Zuma.

Seperti dilansir dari Reuters, Sebelumnya, satelit yang dikembangkan oleh Northrop Grumman Corp. ia tidak bisa memasuki tahap kedua setelah gagal memisahkan diri dari perusahaan roket Aerospace Falcon 9 SpaceX.

Baca Juga:

Satelit diyakini telah rusak atau terjerembab ke laut, jelas mereka. Telah dipahami bahwa laporan tentang penghancuran satelit tersebut pada awalnya diterbitkan oleh Wall Street Journal.

Saat ini, penyelidikan lebih lanjut sedang dilakukan dan kedua pejabat tersebut juga menolak kegagalan misi tersebut sebagai akibat dari sabotase atau intervensi asing.

Baca Juga:

Juru bicara SpaceX James Gleeson mengatakan pihaknya tidak dapat berkomentar mengenai misi tersebut namun revisi data tersebut menemukan bahwa roket Falcon 9 bekerja secara nominal.

SpaceX atau Space Exploration Technologies Corp. perusahaan dipimpin oleh pengusaha, Elon Musk meluncurkan satelit pertama mereka dengan roket Falcon 9 untuk militer AS pada bulan Mei tahun lalu.

Sumber sindonews.com

SHARE:
beritaTerkait
Gagal Lolos X-Ray! Kurir Asal Aceh Bawa 2 Kg Sabu Ditangkap, Polisi Telusuri Asal Barang
Dekranasda Inhil Luncurkan Baju Pengantin Sri Gemilang, Angkat Keindahan Budaya Melayu
Kapolres Indragiri Hilir Beri Kejutan Ulang Tahun ke-42 untuk Dandim 0314/Inhil, Perkuat Sinergitas TNI–Polri
Gudang Narkoba Dibongkar, Polisi Buru Otak Jaringan dan Kejar Aset Lewat TPPU
Polda Riau Siapkan Pusat Studi Kepolisian dan Lingkungan, Perkuat Green Policing Berbasis Riset
Bupati Herman Lepas 131 Jamaah Umrah PT Bimalyndo Hajar Aswad, Pesankan Jaga Kesehatan dan Doakan Daerah
komentar
beritaTerbaru