Tak Berhenti pada Pengedar Kecil! Polsek Kateman Kembangkan Kasus hingga Ungkap Dugaan 2 Kg Sabu
TEMBILAHANJajaran Polsek Kateman, Polres Indragiri Hilir (Inhil), Riau, berhasil mengungkap dugaan jaringan peredaran narkotika jenis sabu
Hukrim
Pesisirnews.com - Seorang pria hidup bahagia dengan tiga istrinya, seorang di antaranya membantu dia menjalankan usaha.
Siapa sangka bahwa pria ini memiliki dua kehidupan yang berbeda dalam satu harinya.
Dilansir situs Gulfnews pada Senin (8/1/2018), Chhotu Baraik merupakan laki-laki 40 tahun yang memiliki cacat dikedua kakinya.
Baca Juga:

Ia mengungkapkan semula sama sekali tidak menyangka akan bisa hidup bahagia seperti sekarang.
Hal tersebut lantaran ia terus hidup dalam kemiskinan.
Baca Juga:
"Awalnya, saya berusaha keras untuk memenuhi tujuan hidup saya tapi kemiskinan terus menghantui saya seperti bayangan. Saya kemudian memilih untuk mengemis dan mendapatkan banyak uang.
kemudian saya menginvestasikannya ke berbagai bisnis untuk mendapatkan keuntungan yang bagus," ungkapnya.
Saat pagi, ia mengemis dan menghasilkan rata-rata 30.000 rupee atau setara 6,3 juta.
Chhotu Baraik, penduduk Chakradharpur di Distrik Singhbhum Barat, India, ini kemudian menginvestasikan seluruh uang yang dihasilkannya dari mengemis untuk berbisnis.
Saat ini penghasilannya total 1 juta rupee sebulan atau setara Rp 200 juta.
Uang tersebut berasal dari usaha toko furnitur yang dijalankan seorang istrinya.
Toko ini menjual berbagai perabotan.
Selain itu, ia juga merupakan distributor Vestige, perusahaan terkemuka yang bergerak dalam bidang kesehatan dan produk perawatan pribadi.
Sekarang Chhotu telah memiliki 20 karyawan.
Meski telah memiliki banyak uang dari bisnisnya, Chhotu mengaku tidak akan berhenti mengemis.
Pada pagi hari ia tetap mengemis dan malam hari ia mengurusi bisnis.
Pada malam hari ia berubah drastis, dengan menggunakan jas dan dasi, memimpin rapat yang diikuti seluruh karyawan.
Chhotu mengaku bahagia menjalani kehidupannya, ditambah tidak ada perselisihan di antara ketiga istrinya itu.
"Istri pertamaku menjalankan toko perabotan. Penghasilan dari mengemis dan bisnis didistribusikan sama di antara dua istri saya yang lain. Jadi tidak ada perselisihan di antara mereka," katanya.
Sumber Tribun Pekanbaru
TEMBILAHANJajaran Polsek Kateman, Polres Indragiri Hilir (Inhil), Riau, berhasil mengungkap dugaan jaringan peredaran narkotika jenis sabu
Hukrim
Tembilahan, (27/10/2026) Penguatan tata kelola perusahaan daerah menjadi perhatian Bupati Indragiri Hilir (Inhil), H. Herman, dalam tahapa
Advertorial
PEKANBARU Polda Riau memusnahkan barang bukti narkotika seberat 100.554,65 gram atau sekitar 100,55 kilogram hasil pengungkapan empat kasu
Hukrim
Pekanbaru Kepolisian Daerah Riau (Polda Riau) menggagalkan peredaran narkotika jenis sabu seberat 34.965,91 gram atau sekitar 34,9 kilogra
Hukrim
PEKANBARU Kapolda Riau Irjen Pol Arman Achdiat mengajak insan pers memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (ka
Artikel
(Pesisirnews.com)TEMBILAHAN Wakil Ketua II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Indragiri Hilir, Asmadi, SH., menghadiri kegi
Advertorial
TEMBILAHAN (21/10/26)Pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) berstandar internasional di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) terus
Berita
TANJUNG MELAYU Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) terus mendorong penguatan status wilayah dan kepastian hukum kepemilikan tan
Advertorial
TEMBILAHAN Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat pesisir, Polres Indragiri Hilir (Inhil) menyerahkan bantuan 3 (Tiga) unit mesin
Artikel
TEMBILAHAN Wakil Bupati Indragiri Hilir, Yuliantini, menghadiri Rapat Paripurna Istimewa pelepasan jenazah almarhum H. Andi Rusli, Wakil
Peristiwa