Kapolda Riau dan Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Cek Karhutla di Inhu, Tegaskan Penanganan Kolaboratif
Indragiri Hulu Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan bersama Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen TNI Agus Hadi Waluyo meninjau langsung p
Artikel
Pesisirnews.com - Seorang pria hidup bahagia dengan tiga istrinya, seorang di antaranya membantu dia menjalankan usaha.
Siapa sangka bahwa pria ini memiliki dua kehidupan yang berbeda dalam satu harinya.
Dilansir situs Gulfnews pada Senin (8/1/2018), Chhotu Baraik merupakan laki-laki 40 tahun yang memiliki cacat dikedua kakinya.
Baca Juga:

Ia mengungkapkan semula sama sekali tidak menyangka akan bisa hidup bahagia seperti sekarang.
Hal tersebut lantaran ia terus hidup dalam kemiskinan.
Baca Juga:
"Awalnya, saya berusaha keras untuk memenuhi tujuan hidup saya tapi kemiskinan terus menghantui saya seperti bayangan. Saya kemudian memilih untuk mengemis dan mendapatkan banyak uang.
kemudian saya menginvestasikannya ke berbagai bisnis untuk mendapatkan keuntungan yang bagus," ungkapnya.
Saat pagi, ia mengemis dan menghasilkan rata-rata 30.000 rupee atau setara 6,3 juta.
Chhotu Baraik, penduduk Chakradharpur di Distrik Singhbhum Barat, India, ini kemudian menginvestasikan seluruh uang yang dihasilkannya dari mengemis untuk berbisnis.
Saat ini penghasilannya total 1 juta rupee sebulan atau setara Rp 200 juta.
Uang tersebut berasal dari usaha toko furnitur yang dijalankan seorang istrinya.
Toko ini menjual berbagai perabotan.
Selain itu, ia juga merupakan distributor Vestige, perusahaan terkemuka yang bergerak dalam bidang kesehatan dan produk perawatan pribadi.
Sekarang Chhotu telah memiliki 20 karyawan.
Meski telah memiliki banyak uang dari bisnisnya, Chhotu mengaku tidak akan berhenti mengemis.
Pada pagi hari ia tetap mengemis dan malam hari ia mengurusi bisnis.
Pada malam hari ia berubah drastis, dengan menggunakan jas dan dasi, memimpin rapat yang diikuti seluruh karyawan.
Chhotu mengaku bahagia menjalani kehidupannya, ditambah tidak ada perselisihan di antara ketiga istrinya itu.
"Istri pertamaku menjalankan toko perabotan. Penghasilan dari mengemis dan bisnis didistribusikan sama di antara dua istri saya yang lain. Jadi tidak ada perselisihan di antara mereka," katanya.
Sumber Tribun Pekanbaru
Indragiri Hulu Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan bersama Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen TNI Agus Hadi Waluyo meninjau langsung p
Artikel
TEMBILAHAN Kebakaran terjadi di Jalan Budiman, Gang Silaturahim 1, Kelurahan Tembilahan, Kecamatan Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir
Peristiwa
BENGKALIS,Polda Riau bersama jajaran terus memasifkan upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) dengan menyasar langsung masyar
Artikel
Pelalawan Polres Pelalawan menetapkan tiga orang sebagai tersangka dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di kawasan Suaka Mar
Lingkungan
Johor Bahru Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan memaparkan perkembangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) serta upaya terpadu penangana
Artikel
(Pesisirnews.com) TEMBILAHAN Plh Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Yuliantini, sambut kedatangan Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat, Katamso S
Artikel
Siak Polda Riau memanfaatkan teknologi drone untuk memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Drone tak hanya digunaka
Artikel
TEMBILAHANTim gabungan mengerahkan alat berat ekskavator Komatsu PC200 ke lokasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Parit 18, Keluraha
Lingkungan
Tembilahan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) memperkuat kesiapan menghadapi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan membu
Lingkungan
Siak Tim gabungan kembali melakukan pemadaman dan pendinginan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kampung Dayun, Kecamatan Dayun, Ka
Lingkungan