Rabu, 28 Oktober 2026 WIB

Konferensi Bumi Datar Pertama Digelar, Apa Isinya?

- Rabu, 22 November 2017 09:52 WIB
343 view
Konferensi Bumi Datar Pertama Digelar, Apa Isinya?

Pesisirnews.com - Para ilmuwan sudah final meyakini bahwa bentuk bumi itu bulat, tetapi para ahli konspirasi menyatakan bahwa bentuk bumi itu datar. Mereka bahkan menggelar konferensi pertamanya untuk mendiskusikan hal ini.

Pada tanggal 9 dan 10 November 2017 lalu, ratusan ahli teori konspirasi berbondong-bondong mengikuti konferensi Internasional Flat Earth atau Bumi Datar di North Carolina.

Konferensi internasional Flat Earth ini diprakarsai oleh Kryptoz Media dan Creation Cosmology Institute. Kryptoz merupakan perusahaan DVD dan Creation Cosmology Institute adalah perusahaan daring dengan skala kecil yang akunnya sudah dihapus dari saluran Youtube.

Baca Juga:

Beberapa tokoh kontroversial yang turut meramaikan acara ini adalah Darryle Marble yang mengklaim pernah naik di pesawat terbang untuk "membuktikan" bumi tidak melengkung dan Mark Sargent, pemilik akun Serial Bumi Datar di Youtube.

Seperti yang dimuat di Dailymail, Jumat (17/11/2017), konferensi "aneh" tersebut bertujuan untuk menegaskan bahwa bumi berbentuk cakram, bukan bulat.

Baca Juga:

Pada peta bumi datar, digambarkan bahwa lingkaran Arktik berada di posisi tengah, sedangkan Antarika mengelilingi pusatnya dengan dinding es setebal 45 meter. Para ahli konspirasi bumi datar juga mengklaim bahwa planet bumi itu diam dan tidak mengorbit ke matahari.

Teori ini jelas dibantah oleh komunitas ilmuwan internasional.

Para ilmuwan menunjukan foto-foto luar angkasa dan penelitian para astronomi tentang bentuk dan kondisi bumi, tetapi para penganut bumi datar menganggap bahwa citra satelit dan bukti ilmiah yang ada selama ini hanyalah "konspirasi bumi bulat" yang dibuat oleh NASA dan negara-negara lainnya.

Terlepas dari judul konferensinya, acara tersebut tidak hanya membahas teori Bumi Datar saja.

Mereka juga membahas teori konspirasi lainnya, seperti pendaratan di bulan yang dianggap palsu dan adanya konspirasi internasional yang menutup-nutupi keberadaan benua Antartika yang sebenarnya.

Konferensi berikutnya akan diadakan di Denver, pada 15 - 16 November tahun 2018, dan penyelenggara berharap peserta mencapai 1.500-an orang.

Sumber Kompas.com

SHARE:
beritaTerkait
Polda Riau Gagalkan Peredaran 34,9 Kg Sabu, Lima Tersangka Ditangkap
Kapolda Riau Ajak Wartawan Perkuat Sinergi, Berantas Narkoba hingga Cegah Konflik Sosial
Wakil Ketua II DPRD Inhil Asmadi SH Hadiri Tabliq Akbar Dalam Rangka Hari Santri 2026
Bupati Herman Serahkan SHM Warga Transmigran, UPT Tiram Jaya Disiapkan Menjadi Dusun Mandiri
Dukung Program Prioritas Kapolri,Polri Bersama Masyarakat,Kapolres Inhil Serahkan Bantuan 3 (Tiga ) Mesin Katinting kepada Nelayan
Wakil Bupati Yuliantini Hadiri Pelepasan Jenazah H. Andi Rusli, Antarkan Hingga ke Pemakaman di Keritang
komentar
beritaTerbaru