Jumat, 23 Oktober 2026 WIB

Satu Atap Empat Cinta

- Selasa, 05 September 2017 22:29 WIB
1.575 view
Satu Atap Empat Cinta
RUKUN: Gus Ghonim bersama empat istrinya. Dari kiri, Mahmudah Al Aslamiyah (istri pertama), Kurniawati (istri keempat), Nur Aini Farida (istri ketiga), dan Luluk Masrukhah (istri kedua). (Gus Ghonim For Radar Jember)

Pesisirnews.com - Selain sosok Lora Fadil yang mempraktikkan poligami tanpa dusta di Jember, kini muncul pula Gus Ghonim.

Bedanya, pengasuh Ponpes As Sunniyah, Kencong, Jember, Jawa Timur itu punya 4 cinta dalam satu atap.

Nama lengkapnya Agus Ahmad Ghonim Jauhari. Masyarakat Kencong memanggilnya Gus Ghonim. Dia adalah putra KH Jauhari Zawawi, pendiri Ponpes As Sunniyyah, Kencong.

Baca Juga:

Saat ini Ghonim menjadi penerus ponpes terbesar di Kencong tersebut.

Ponpes yang diasuh Ghonim memang sudah terkenal. Bahkan, santrinya mencapai 4 ribu anak. Pendidikan SD hingga perguruan tinggi ada di kompleks Ponpes As Sunniyyah.

Baca Juga:

Selain mengelola ponpes dan lembaga pendidikan formal, Ghonim yang berumur 40 tahun mengurus Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) As Sunniyyah Kencong. Dia juga punya bisnis travel yang dikelola sejak beberapa tahun lalu.

Namun, Ghonim tidak pernah merasa sibuk. Sebab, dia dibantu tiga perempuan tangguh dan seorang bidadari lain yang menjadi suporter di luar ponpes.

Mereka adalah para istri Ghonim.
Ghonim memperkenalkan istri pertamanya yang bernama Mahmudah Al-Aslamiyah. Perempuan asal Desa Tutul, Kecamatan Balung, itu dinikahinya pada 1995.

Saat itu mereka berdua masih berumur 18 tahun. Kini istri pertamanya tersebut diberi tugas mengelola bisnis travel perjalanan haji dan umrah.

Dari Mahmudah, Ghonim memiliki empat anak dan seorang cucu.

Istri kedua Ghonim bernama Luluk Masrukhah. Perempuan yang berstatus janda asal Banyuwangi itu dinikahinya pada 2002.

Luluk bertugas mengelola asrama santri putri. Ghonim dan Luluk dikaruniai dua anak dan dua cucu.

Istri ketiga, perempuan asal Gumukmas yang bernama Nur Aini Farida, dinikahi Ghonim pada 2007. Dia diberi peran mengelola ponpes. Namun, tugas ibu seorang anak itu lebih berat karena harus mengelola asrama santri pria.

Istri keempat Ghonim, Kurniawati asal Bogor, berdomisili di Bandung.

''Karena istri keempat ada di luar kota, sementara belum ada tugas mengelola pondok,'' ujar Ghonim. 

Sumber jpnn.com

SHARE:
beritaTerkait
Bupati Herman Serahkan SHM Warga Transmigran, UPT Tiram Jaya Disiapkan Menjadi Dusun Mandiri
Dukung Program Prioritas Kapolri,Polri Bersama Masyarakat,Kapolres Inhil Serahkan Bantuan 3 (Tiga ) Mesin Katinting kepada Nelayan
Wakil Bupati Yuliantini Hadiri Pelepasan Jenazah H. Andi Rusli, Antarkan Hingga ke Pemakaman di Keritang
Operasi Gabungan Bareskrim Polri dan Polda Riau, 68 Orang Diamankan di Tempat Hiburan Malam Pekanbaru
Dua Perempuan Diamankan Polres Inhil, Diduga Edarkan Sabu 0,64 Gram di Pekan Arba
HUT ke-81 TNI di Inhil, Perkuat Sinergitas TNI-Polri dan Forkopimda
komentar
beritaTerbaru