Jumat, 23 Oktober 2026 WIB

259 Orang Meninggal Gara-gara Selfie, Kok Bisa?

- Minggu, 07 Oktober 2018 11:18 WIB
335 view
259 Orang Meninggal Gara-gara Selfie, Kok Bisa?
Internet

Pesisirnews.com - Insiden netizen yang meninggal ketika membidik selfie sudah sering menjadi pemberitaan media massa. Kronologisnya beragam, ada yang jatuh ke jurang lantaran mencoba selfie di ujung tebing, hingga tersambar kereta ketika berpose di pinggir rel.

Ilustrasi selfie saat travelling.

Namun, selama ini belum ada yang secara detil menghitung jumlah peristiwa "selfieberujung kematian". Asosiasi peneliti All India Institute of Medical Science akhirnya melakukan survei untuk menakar risiko selfietanpa memerhatikan situasi sekitar.

Baca Juga:

Hasilnya, dalam kurun waktu enam tahun, ada 259 orang di seluruh dunia meninggal akibat selfie. Peneliti mengatakan angka itu hanya yang tercatat, di mana sangat mungkin ada beberapa kasus yang tak terekam angka.

Korban didominasi oleh kaum Adam dengan rentang usia 10 hingga 30 tahun, yakni mencapai 85 persen. Adapun negara yang penduduknya paling banyak meninggal karena selfie adalah India, lantas secara berurutan Rusia, Amerika Serikat, dan Pakistan.

Baca Juga:

"Yang membuat saya khawatir adalah fakta bahwa skenario kematian ini sebenarnya bisa dihindari," kata kepala peneliti, Agam Bansal.

Ia prihatin karena banyak orang yang rela melakukan selfie berisiko hanya demi meningkatkan eksistensi di media sosial. "Like" menjadi sangat berharga bagi masyarakat di era keterhubungan seperti sekarang.

"Masyarakat ingin selfie yang sempurna agar banyak yang like di Facebook, Twitter, atau media sosial lain. Saya rasa semua itu tak pantas ditukar dengan nyawa," kata dia, sebagaimana dihimpun KompasTekno, Minggu (7/10/2018), dari Washington Post.

Skenario selfie paling berbahaya

Bukan cuma mengakumulasikan angka, All India Institute of Medical Science juga mengkategorisasikan skenario selfie yang paling memakan korban.

Kasus tewas gara-gara selfie paling banyak terjadi di laut. Setidaknya ada 70 insiden selfie yang menyebabkan korban tenggelam, baik karena tersapu gelombang, hingga perahu terbalik.

Selanjutnya, ada 51 kematian saat selfie yang terjadi di area transportasi. Umumnya lokasinya di stasiun kereta api, di mana korban tak memerhatikan kereta datang karena sibuk selfie di pinggir rel.

Selain itu, skenario selfie lainnya yang paling banyak menelan korban adalah jatuh dari ketinggian. Ada 48 kasus kematian sembari selfie yang masuk kategori ini.

Skenario-skenario lainnya yang umum menyebabkan hilangnya nyawa seketika ketika selfie adalah kebakaran, sengatan listrik, senjata api, dan binatang.

Karena banyaknya jiwa yang melayang akibat selfie, maka beberapa negara menetapkan upaya pencegahan. Misalnya saja di Rusia, pemerintah setempat meluncurkan kampanye "Selfie Aman".

Formatnya berupa platform yang menjabarkan data  interaktif untuk memperingati masyarakat soal ide-ide buruk dalam membidik selfie. Slogannya berbunyi "bahkan satu juta like di media sosial tak setara dengan nyawa".

Pada 2016 lalu, pemerintah India juga mengeluarkan zona terlarang untuk selfie. Ada 16 lokasi di berbagai kota yang masuk zona tersebut, berdasarkan data kematian akibat selfie yang terjadi. 


Sumber Kompas.com 

SHARE:
beritaTerkait
Bupati Herman Serahkan SHM Warga Transmigran, UPT Tiram Jaya Disiapkan Menjadi Dusun Mandiri
Dukung Program Prioritas Kapolri,Polri Bersama Masyarakat,Kapolres Inhil Serahkan Bantuan 3 (Tiga ) Mesin Katinting kepada Nelayan
Wakil Bupati Yuliantini Hadiri Pelepasan Jenazah H. Andi Rusli, Antarkan Hingga ke Pemakaman di Keritang
Operasi Gabungan Bareskrim Polri dan Polda Riau, 68 Orang Diamankan di Tempat Hiburan Malam Pekanbaru
Dua Perempuan Diamankan Polres Inhil, Diduga Edarkan Sabu 0,64 Gram di Pekan Arba
HUT ke-81 TNI di Inhil, Perkuat Sinergitas TNI-Polri dan Forkopimda
komentar
beritaTerbaru