Sabtu, 17 Oktober 2026 WIB

Ditemukan 8 Titik Panas, Inhil Masih Berkabut

- Kamis, 30 Juli 2015 13:36 WIB
681 view
Ditemukan 8 Titik Panas, Inhil Masih Berkabut
ilustrasi
TEMBILAHAN, PESISIRNEWS.COM - Kendati hotspot (titik api) akibat kebakaran hutan dan lahan berkurang, namun kabut asap masih terlihat tebal menyelimuti Kota Tembilahan dan sekitarnya.

Untuk itu, masyarakat Kabupaten Inhil diimbau agar tetap waspada dan bagi petani diminta untuk tidak melakukan pembakaran lahan, baik itu untuk membuka lahan baru ataupun membersihkan lahan.

Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Inhil Encik Kamal Sahindra melalui Kepala Bidang Kerusakan Lingkungan Ardhi Yusuf menyampaikan bahwa jumlah hotspot (titik api) yang ditemukan di beberapa wilayah Kabupaten Inhil memang sudah turun dari hari sebelumnya.

Dikatakannya, berdasarkan pantauan Satelit pada Rabu sore (29/7/2015) kemarin, jumlah titik api yang ditemukan di Kabupaten Inhil adalah 8 titik api. "Dari pantauan satelit, ditemukan 8 titik api, di beberapa kecamatan di Kabupaten Inhil," tutur Kepala Bidang Kerusakan Lingkungan, Ardhi Yusuf, Kamis (30/7/2015).

Dijelaskan Ardhi, munculnya titik api tersebut dikarenakan kebakaran hutan dan lahan yang kebanyakan terjadi di lahan milik masyarakat. Oleh karena itu, kondisi tersebut harus segera diantisipasi oleh semua pihak, terutama masyarakat setempat. Sehingga titik api yang ditemukan saat ini dapat segera diminimalisir, agar tidak semakin meningkat jumlahnya.

"Untuk mengantisipasi meningkatnya titik api ini, kita juga telah berkoordinasi dengan pihak kecamatan, yang salah satunya dengan memberikan imbauan kepada masyarakat yang berkebun dan berladang, untuk tidak melakukan pembakaran lahan, sebab resiko yang ditimbulkan sangat besar, dan saat ini juga tengah dilakukan pemadaman oleh tim," terangnya.

Adapun wilayah yang paling banyak ditemukan titik api, yaitu di Kecamatan Mandah 1 titik api, Kecamatan Gaung terdapat 2 titik api, Tembilahan 1 titik api, Kuindra 2 titik api dan Kecamatan Tempuling 2 titik api. (zul)

SHARE:
Tags
beritaTerkait
Hotspot Terpantau, Polisi Tangkap Pria Diduga Membakar Lahan di Kateman
Polda Riau Tangani 55 Kasus Karhutla, 55 Orang Jadi Tersangka
Cegah Karhutla, Polda Riau Masifkan Sosialisasi hingga Pasar dan Permukiman
Buka Lahan dengan Membakar di Suaka Margasatwa Kerumutan, Tiga Orang Jadi Tersangka
Cegah Karhutla Kembali Berkobar, Ekskavator PC200 Buka Akses dan Gali Embung
Karhutla di Dayun Siak, Water Bombing dan Alat Berat Dikerahkan
komentar
beritaTerbaru