Polsek Kempas Rampungkan Renovasi Jembatan Menuju SD 012 Rumbai Jaya
Indragiri Hilir Dalam upaya meningkatkan akses dan keselamatan masyarakat, khususnya pelajar, Polsek Kempas melaksanakan kegiatan pemban
Artikel
JAKARTA, Pesisirnews.com - Pemerintah Indonesia saat ini tengah fokus dalam menangani Covid-19 varian Omicron yang penularannya disebut lebih cepat dibanding Alpha, Beta dan Delta. Bahkan, dibanding dengan varian lain, gejala Omicron juga berbeda sehingga tidak bisa dideteksi dengan tes Covid-19 biasa.
Melansir Kompas.com, Minggu (6/2/2022) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memaparkan ada sejumlah cara untuk menentukan seseorang terinfeksi Omicron.
Menurut Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan dr. Siti Nadia Tarmizi, mendeteksi Omicron tidak dapat dilakukan dengan tes antigen maupun tes Polymerase Chain Reaction (PCR).
Baca Juga:
Tes antigen dan PCR, lanjut Nadia, hanya dapat mendeteksi seseorang terkena positif Covid-19 atau tidak. Oleh karena itu, pasien harus melakukan pemeriksaan lebih lanjut, salah satunya dengan S-Gene Target Failure (SGTF).
SGTF merupakan metode yang saat ini digunakan untuk mengidentifikasi kemungkinan terinfeksi virus Corona varian Omicron.
Baca Juga:
Mutasi alami virus Corona menyebabkan Omicron tidak memiliki elemen S-gene, sehingga melalui SGTF dapat diketahui varian apakah yang menginfeksi tubuh seseorang.
Seseorang yang SGTF-nya menunjukkan hasil positif, kemungkinan besar telah terpapar virus Covid-19 varian Omicron.
“Tapi kalaupun kita SGTF-nya positif, itu baru suspek Omicron lebih besar. Jadi kemungkinan besar memang Omicron. Karena untuk kepastiannya harus dilakukan pemeriksaan WGS (Whole Genome Sequencing),†ujar Nadia.
[br]
Menurut Nadia, pemeriksaan PCR hanya bisa mendeteksi antigen dari suatu virus. Sementara pemeriksaan WGS akan mendeteksi lebih detail untuk membaca pita-pita DNA dalam virus.
“Jadi nanti dari mesin genetiknya itu diletakkan pita-pita DNA virus, nanti terlihat ada perbedaan mutasi di pita nomor sekian,†kata Nadia.
Dilain sisi, Epidemiolog Universitas Griffith Australia Dicky Budiman berpendapat bahwa tidak perlu menentukan apakah seseorang terinfeksi varian Omicron atau tidak.
Pasalnya, menurut Dicky, 97 persen varian Covid-19 yang bersirkulasi di Indonesia adalah Omicron.
“Dan artinya tidak perlu meragukan lagi ini Omicron atau bukan karena sudah besar kemungkinannya Omicron. Sehingga meskipun PCR, rapid test, antigen, ya sudah dipastikan besar kemungkinan adalah Omicron,†ucap Dicky.
Menurut Dicky penentuan terinfeksi Omicron atau bukan hanya akan menambah biaya pada masyarakat. Termasuk untuk kebutuhan di fasilitas kesehatan yang juga tidak perlu dibedakan variannya.
“Kalau untuk masyarakat, untuk dilakukan di fasilitas kesehatan ya cukup PCR dan tidak perlu WGS untuk memastikan Omicron atau bukan, itu tidak perlu,†tutup Dicky.
[br]
Gejala Varian Omicron
Dokter Spesialis Penyakit paru dari RSUP Persahabatan Dr.dr. Erlina Burhan, M.Sc, Sp.P(K) menjelaskan beberapa gejala Omicron yang dia temukan dalam pasien di rumah sakit RSUP Persahabatan.
Erlina menjelaskan sebanyak 63 persen pasien Omicron memiliki gejala batuk kering, 54 persen nyeri tenggorokan, mudah letih sebesar 54 persen.
Selain itu, pasien Omicron juga rata-rata tidak mengalami deman, tak seperti gejala varian lainnya.
"Berbeda dengan Alpha, Beta, Delta, biasanya entry point-nya 90 persen demam. Di rumah sakit kami (RS Persahabatan), demam hanya 18 sampai 20 persen untuk pasien Omicron," sambung Erlina.
Selain itu, pasien Omicron juga tidak mengalami sesak napas hingga membutuhkan oksigen. Artinya, tidak ada kerusakan pada paru-paru.
Menurut Erlina, varian Omicron banyak berkembang di saluran napas bagian atas, sedangkan Delta berada di saluran napas bagian bawah dan paru-paru.(PNC/KOMPAS.TV)
Indragiri Hilir Dalam upaya meningkatkan akses dan keselamatan masyarakat, khususnya pelajar, Polsek Kempas melaksanakan kegiatan pemban
Artikel
Tembilahan Wakil Bupati Indragiri Hilir, Yuliantini, menghadiri Rapat Paripurna ke7 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Indragiri
Advertorial
Indragiri Hilir Dalam pelaksanaan Operasi Antik Lancang Kuning 2026, Unit Reskrim Polsek Kemuning, Polres Indragiri Hilir berhasil meng
Hukrim
Indragiri Hilir Dalam pelaksanaan Operasi Antik Lancang Kuning 2026, Unit Reskrim Polsek Kemuning, Polres Indragiri Hilir berhasil meng
Hukrim
Tembilahan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir terus memperkuat langkah antisipasi terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla
Lingkungan
Tembilahan, 29 April 2026 Kapolsek Kawasan Pelabuhan (KSKP) Tembilahan, Indragiri Hilir, Ipda Parna Bonar T. Simarmata, S.H., memimpin l
Artikel
(Pesisirnews.com)Pesan yang disampaikan Bupati Indragiri Hilir (Inhil) Herman, saat melepas keberangkatan Jemaah Haji dari Embarkasi Batam m
Advertorial
TEMBILAHAN Sering dikeluhkan karena kondisi bangunan yang menua dan banyak mengalami kebocoran saat hujan, sehingga sangat memprihatinkan,
Advertorial
(Pesisirnews.com)Indragiri Hilir Satuan Reserse Narkoba Polres Indragiri Hilir kembali berhasil mengungkap kasus dugaan tindak pidana na
Hukrim
TEMBILAHAN Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Herman, resmi melepas 307 jamaah calon haji (JCH) yang tergabung dalam Kloter 7, Selasa (28/4
Advertorial