Senin, 15 Juni 2026 WIB

Selain Menelusuri Infeksi Covid-19, Contact Tracing Dapat Menelusuri Infeksi Menular Seksual

- Minggu, 02 Januari 2022 15:31 WIB
1.310 view
Selain Menelusuri Infeksi Covid-19, Contact Tracing Dapat Menelusuri Infeksi Menular Seksual
Ilustrasi: Jangan melakukan aktivitas seksual sampai Anda menyelesaikan pengobatan IMS. (Shutterstock) 

Pesisirnews.com - Bisa dikatakan semua negara melakukan ‘Pelacakan Kontak’ (Contact Tracing) terkait dengan penyebaran Covid-19. Pelacakan kontak digunakan untuk mengekang penyebaran virus corona.

Tetapi tahukah Anda, selain digunakan untuk menelusuri infeksi virus corona, pelacakan kontak ternyata juga dapat membantu dalam melacak dan mengobati Infeksi Menular Seksual (IMS).

Penerapan pelacak kontak dalam IMS ini diungkap oleh Dr Niveditha Manokaran melalui postingan terbaru di akun Instagram-nya.

Baca Juga:

“Penting untuk dipahami bahwa pengobatan IMS Anda tidak lengkap tanpa pelacakan kontak dan merupakan salah satu strategi pencegahan terbesar. Ini mencegah penyebaran IMS," tulis Manokaran di akun Instagram, dr_nive_untaboos yang dilansir dari healthshots.com, Minggu (2/1).

[br]

Baca Juga:

Apa yang termasuk dalam pelacakan kontak?

Pelacakan kontak IMS Ini termasuk menghubungi pasangan seksual Anda dalam tiga bulan hingga satu tahun terakhir, menguji mereka, dan akhirnya memilih pengobatan pasangan yang terkena IMS.

Penting memberi tahu pasangan Anda karena IMS dapat menyebar dengan mudah dan dapat tanpa gejala.

Bukan itu saja, IMS yang tidak terdiagnosis dapat menyebabkan beberapa komplikasi, yang dapat menyebabkan kerusakan lebih lanjut dalam jangka panjang.

Manokaran menambahkan, ketika Anda atau pasangan terkena IMS, maka sangat perlu dilakukan tes dan menerima perawatan.

[br]

Pentingnya komunikasi dan berhenti sejenak berhubungan seks selama pelacakan kontak

Dr Manokaran menegaskan bahwa komunikasi adalah kunci dalam suatu hubungan.

Karena IMS dapat menyebar ke phak lain, jadi penting untuk memberi tahu pasangan Anda, baik secara langsung atau tidak langsung, misalnya melalui pesan teks atau suara jika Anda merasa tidak nyaman membicarakan masalahnya.

“Terkadang, dokter dan konselor Anda dapat membantu Anda melakukannya secara anonim, jadi tolong bicarakan dengan mereka tentang hal itu. Tes IMS Anda tidak lengkap tanpa pelacakan kontak,” tegasnya.

Dan yang terpenting menurut Manokaran, selama pelacakan kontak, Anda harus berpantang berhubungan seks dengan pasangan Anda sampai pengobatan selesai, dan dokter telah menyingkirkan penyakitnya. (PNC)

Editor
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
komentar
beritaTerbaru