Plh Bupati Inhil Terima Kunjungan Wabup Tanjung Jabung Barat
(Pesisirnews.com) TEMBILAHAN Plh Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Yuliantini, sambut kedatangan Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat, Katamso S
Artikel
Pesisirnews.com - Setiap wanita secara biologis mengalami siklus menstruasi. Namun siklus menstruasi akan berhenti ketika wanita telah sampai pada masa yang disebut menopause. Biasanya masa menopause terjadi pada wanita dengan usia 40-50 tahun dengan tanda-tanda tidak menstruasi selama 12 bulan berturut-turut.
Menopause sangat berpengaruh pada kestabilan hormon dalam tubuh wanita karena periode menstruasi seorang wanita berhenti secara permanen. Hal ini akan membuat seorang wanita tidak mengalami ovulasi (menstruasi) dan tidak lagi bisa hamil.
Sebelum seorang wanita memasuki masa menopause, ada beberap gejala yang dirasakannya. Meski begitu, gejala menopause pada setiap wanita dapat berbeda-beda.
Baca Juga:
Setiap wanita mengalami kondisi menopause yang unik. Gejalanya akan bertambah memburuk ketika menopause terjadi secara tiba-tiba atau dalam waktu yang singkat. Kondisi ini akan mempengaruhi kesehatan ovarium, dapat menyebabkan kanker atau hysterectomy.
Beberapa gaya hidup tidak sehat seperti merokok dapat meningkatkan keparahannya dan durasi gejalanya.
Baca Juga:
Terdapat 3 masa saat wanita akan mengalami menopause, pertama yaitu perimenopause yaitu suatu masa di mana waktu menstruasi menjadi tidak teratur. Menstruasi bisa terjadi dengan laju bisa sangat lambat maupun bisa sangat cepat.
Kedua yaitu menopause, saat menopause terjadi Bunda tidak akan menstruasi sepanjang tahun penuh. Sedangkan ketiga yaitu postmenopause, yang berarti masa menopause sudah terlampaui.
Perlu Bunda ketahui, jika anda sudah memasuki usia menopause maka tanda-tanda umum yang sering terjadi yaitu kondisi demam secara tiba-tiba, dan gejala emosional biasanya akan mengganggu waktu tidur, memperlemah energi atau berefek pada kesehatan mental.
Berikut tanda-tanda menopause yang patut Bunda perhatikan:
1. Perubahan Hormon yang Sangat Signifikan
Menjelang waktu menopause (perimenopause), wanita akan mengalami perubahan hormon terutama hormon estrogen dan progesteron.
Hal ini tentu sangat mempengaruhi suasana hati (mood), dan beberapa gejala yang mungkin menyertai seperti rasa sakit kepala. Umumnya perubahan hormon terjadi beberapa tahun sebelum waktu menopause tiba.
2. Periode Menstruasi yang Lebih Lama atau Lebih Singkat
Masa perimenopause yang menyebabkan terjadinya perubahan hormon, membuat periode menstruasi wanita menjadi lebih lama atau lebih singkat dibandingkan biasanya.
Seperti perubahan hormon, hal ini umum terjadi beberapa tahun sebelum terjadi menopause.
3. Menstruasi Bisa Terjadi Mendadak dan Menjadi Lebih Ringan atau Lebih Berat
[br]
Sama seperti penyebab berubahnya periode menstruasi, kejadian menstruasi mendadak dan pendarahan yang menjadi lebih ringan atau berat dipengaruhi oleh perubahan hormon estrogen dan progesteron dalam tubuh seorang wanita.
4. Hot Flashes
Hot flashes merupakan tanda yang paling umum pada menopause. Tanda hot flashes atau hot flushes merupakan perasaan panas yang datang secara tiba-tiba pada wanita yang akan atau telah mengalami masa menopause.
Biasanya sensasi panas ini terjadi pada area wajah, leher, dan dada.
5. Sakit Kepala
Sakit kepala adalah hal yang paling umum terjadi, apa lagi jika berkaitan dengan perubahan hormon. Sangat wajar bila wanita yang sedang dalam masa perimenopause atau menopause mengalami sakit kepala.
6. Mudah Lelah dan Lupa
Pada masa menopause, tidak hanya organ reproduksi saja yang mengalami penuaan, namun secara keseluruhan tubuh mengalami penuaan.
Salah satu tanda-tanda menopause yang umum terjadi pada wanita adalah mudah lelah. Semakin tua seorang wanita maka semakin ia mudah lelah.
Selain mudah kelelahan, tanda-tanda wanita yang akan mengalami masa menopause adalah mudah lupa. Seiring berjalannya waktu kemampuan mengingat juga menjadi berkurang.
7. Berkurangnya Nafsu untuk Berhubungan Intim
Tanda menopause lainnya yang dapat Anda kenali adalah berkurangnya nafsu wanita untuk melakukan hubungan intim. Biasanya menjelang masa menopause, wanita cenderung mengalami penurunan nafsu untuk berhubungan intim.
8. Kesulitan Tidur
Pada wanita yang akan mengalami menopause, biasanya ditandai dengan kesulitan tidur.
Meski tanda ini banyak terdapat pada penyakit-penyakit lainnya, namun sulit tidur adalah gangguan umum yang muncul pada menjelang masa menopause.
9. Vagina Menjadi Kering
Pada vagina yang sehat, kondisi vagina sangatlah lembab. Namun bukan berarti vagina yang kering menandakan suatu penyakit. Jika Anda mengalami ini, bisa jadi ini adalah tanda dari menopause.
10. Berkeringat di Malam Hari
Berkeringat di malam hari merupakan tanda lain dari menopause. Meski tanda ini juga banyak terjadi pada penyakit-penyakit lainnya, namun berkeringat di malam hari adalah salah satu tanda yang umum pada menopause.
[br]
Dokter Irma Lidia, dari Tim Dokter Lifepack juga menambahkan bahwa beberapa wanita mungkin merasakan rambut dan kulit menjadi lebih kering dan tipis. Pada beberapa wanita juga mengalami kenaikan berat badan selama menopause.
Selain itu bentuk tubuh juga mungkin berubah seperti lebih banyak lemak tertimbun di sekitar pinggang perut.
Tanda lain pada wanita yang mengalami menopause mungkin juga merasa lebih sulit untuk bergerak, persendian kaku atau persendian yang terasa sakit. Oleh karena itu penting untuk tetap aktif untuk menjaga kekuatan dan tetap bugar.
Mengelola Gejala Menopause
Menopause merupakan sesuatu yang tidak dapat wanita cegah. Namun Bunda dapat mengelolanya.
Pada pembahasan sebelumnya telah dijelaskan bahwa banyak tanda dan gejala menopause yang mungkin dapat mengganggu seperti sakit kepala, nyeri sendi, mudah lelah.
Berikut cara meminimalisir dampak dari gejala-gejala menopause yang dapat Bunda lakukan:
1. Konsumsi makanan sehat seperti buah, sayuran, atau makanan lain yang tinggi serat, vitamin, dan lemak tak jenuh.
2. Lakukan olahraga secara rutin.
3. Olahraga dapat dilakukan dengan intensitas ringan namun frekuensi yang rutin untuk menjaga kebugaran dan kesehatan tubuh.
4. Melakukan manajemen stres, lakukan konseling dengan psikolog atau tenaga profesional kesehatan mental lainnya jika Anda merasa stres berlebih.
5. Beristirahat yang cukup.
6. Berhenti merokok dan tidak mengkonsumsi alkohol.
7. Terapi hormon.
Itulah informasi mengenai tanda-tanda menopause dan cara melakukan manajemen gejala menopause yang patut Bunda ketahui. Semoga bermanfaat.
Sumber: (telisik.id)
(Pesisirnews.com) TEMBILAHAN Plh Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Yuliantini, sambut kedatangan Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat, Katamso S
Artikel
Siak Polda Riau memanfaatkan teknologi drone untuk memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Drone tak hanya digunaka
Artikel
TEMBILAHANTim gabungan mengerahkan alat berat ekskavator Komatsu PC200 ke lokasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Parit 18, Keluraha
Lingkungan
Tembilahan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) memperkuat kesiapan menghadapi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan membu
Lingkungan
Siak Tim gabungan kembali melakukan pemadaman dan pendinginan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kampung Dayun, Kecamatan Dayun, Ka
Lingkungan
Siak Tim gabungan kembali melakukan pemadaman dan pendinginan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kampung Dayun, Kecamatan Dayun, Ka
Lingkungan
Siak Polda Riau meningkatkan kewaspadaan terhadap kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) menyusul munculnya hotspot dalam jumlah cukup tin
Lingkungan
PEKANBARU Viral di media sosial berujung ke ranah hukum. Polres Kuantan Singingi (Kuansing) menetapkan PS sebagai tersangka dalam perkara
Hukrim
KATEMAN Pelaksana Harian (Plh) Bupati Indragiri Hilir, Yuliantini, S.Sos., M.Si., menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hi
Artikel
PULAU BURUNG Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir bergerak memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak musibah kebakaran di Keca
Artikel