PESISIRNEWS.COM - Tidak semua informasi yang kita terima dari seseorang harus ditelan mentah mentah lalu disebarkan begitu saja ke publik. Apalagi jika disebarkan dengan bumbu bumbu yang lebih lebihkan atau dikurangi.
Pusat Fatwa Elektronik International Al Azhar Mesir menyampaikan, setiap perkataan dalam Islam itu mengandung amanah dan tanggung jawab.
Karena itu setiap perkataan akan diganjar Allah SWT sebagai berikut Allah berfirman :مَا ÙŠÙŽÙ„'ÙÙØ¸Ù Ù…ÙÙ†' Ù‚ÙŽÙˆ'ل٠إÙÙ„'َا لَدَي'Ù‡Ù
رَقÙيبٌ عَتÙيدٌTidak ada suatu kata yang diucapkannya melainkan ada di sisinya malaikat pengawas yang selalu siap(mencatat). (QS Qaf ayat 18)
Baca Juga:
Syariat Islam memperingatkan untuk tidak menyebarkan berita atau informasi yang tidak bisa dipertanggung jawabkan dan tampa verifikasi.
Hal ini karena dalam setiap perkataan yang disampaikan terdapat bahaya dan tanggung jawab
Baca Juga:
Penyebaran berita yang tidak bisa dipertanggung jawabkan dan tampa adanya verifikasi berpotensi menjadi hasutan, memecah belah persatuan dan munculkan kebohongan dan fitnah.
Karena itu Pusat Fatwa Elektronik Al Azhar juga menekankan, bahwa orang yang melakukan perbuatan tersebut, yaitu menceritakan atau menyebarkan suatu informasi hanya berdasarkan apa yang didengarnya adalah berdosa. Rasulullah bersabda:ÙƒÙŽÙÙŽÙ‰ بالمَر'Ø¡Ù ÙƒÙŽØ°ÙØ¨Ù‹Ø§ Ø£ÙŽÙ†' ÙŠÙØÙŽØ¯Ù'ثَ
بÙÙƒÙÙ„Ù' مَا Ø³ÙŽÙ…ÙØ¹ÙŽ Cukuplah seseorang itu sebagai pendusta(pembohong), ketika dia menceritakan semua(berita) yang dia dengar( HR Muslim).
Dalam riwayat lain, Rasulullah juga bersabda sebagai berikut;لا تروعوا المسلم ÙØ¥Ù† روعة المسلم ظلم
عظيم Jangan lah kamu sekalian menakut manukuti orang islam, karena sesungguhnya membuat ketakutan orang islam adalah perbuatan kezaliman yang besar.
Sedangkan dalam sebuah atsar, Umar bin Khattab juga pernah menyampaikan hal senada; Cukuplah seseorang itu termasuk dalam pendusta, ketika dia menceritakan semua yang dia dengar( HR Muslim) يَا Ø£ÙŽÙŠ'Ùهَا ال'َذÙينَ آمَنÙوا Ø¥ÙÙ† جَاءَكÙÙ…'
ÙَاسÙÙ‚ÙŒ بÙنَبَأ٠Ùَتَبَي'ÙŽÙ†Ùوا Hai orang orang yang beriman apabila datang kepadamu orang fasiq dengan membawa suatu informasi maka periksalah dengan teliti (QS Al Hujurat ayat 6( Republika)